Tampilkan postingan dengan label AKM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AKM. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Agustus 2021

Tips Sukses Melaksanakan AKM

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam melaksanakan Asesmen Nasional disamping Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Dan ini merupakan kebijakan besar dalam mewujudkan transformasi pengelolaan pendidikan di Indonesia melalui program Merdeka Belajar.
Kompetensi Minimun sendiri adalah merupakan kompetensi dasar yang dibutuhkan peserta didik untuk bisa belajar, apapun materinya dan apapun mata pelajarannya, mencakup penguasaan dibidang literasi atau baca tulis, serta numerasi (menghitung).
Pelaksanaan Asesmen Nasional langsung menggunakan aplikasi komputer yang sudah dirancang oleh Pemerintah, seperti pelaksanaan Ujian Nasisional yang terdahulu dan bentuk soal AKM berdasar dari contoh yang ada di Pusmenjar_Kemdikbud dan yang pernah disimulasikan, adalah: pilihan ganda, pilihan ganda kompleks (bisa memilih 1 atau lebih jawaban yang benar), pilihan benar/salah serta uraian.
 
Sukses AKM
Literasi sendiri tidak sekedar kemampuan membaca dari peserta didik akan tetapi juga kemampuan untuk menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik bacaan tersebut.Sedang numerasi adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka.
Kedua aspek tersebut tidak hanya mencakup pelajaran bahasa dan matematika, akan tetapi kemampuan lintas mapel.
Selain AKM, kebijakan lain dari Asesmen Nasional adalah Survei Karakter yang dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar sosio emosional berupa pilar karakter untuk mencetak profil Pelajar Pancasila, dengan ciri: berakhlak mulia, kreativitas, gotong royong, kebhinekaan global, bernalar kritis dan kemandirian.
Memang jika dibanding dengan Ujian Nasional yang terdulu, suasana yang dibangun dalam Asesmen Kompetensi Minimum(AKM) ini jauh lebih terkesan longgar dan tidak "menyeramkan" disebakan hasil nilai dari Asesmen Kompetensi Minimum ini tidak mempengaruhi “kelulusan” peserta didik, dan tidak semua peserta didik mengikuti, karena daftar peserta sudah ditentukan secara “sampling” dari pusat.Dan AKM sendiri sebenarnya digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat keberhasilan pada Satuan Pendidikan, dan hasil penilaian digunakan sebagai evaluasi serta tindak lanjut dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar.
Dalam pelaksanaannya, Assesmen Kompetensi Minimum (AKM) diharapkan dapat meminimalisir terjadinya tingkat kecurangan, sebab soal yang tampil dilayar monitor antara peserta yang saling berdampingan akan tampil secara random, sehingga hasil pelaksanaan AKM semakin bisa mencerminkan potret asli tingkat keberhasilan Satuan Pendidikan dalam menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar selama ini. 

Tips Sukses melaksanakan AKM : 

Dari peserta didik:
1. Menjaga Kesehatan;
Menjaga kesehatan sangat diperlukan apalagi dimasa pandemic seperti saat ini, dengan cara tetap memperhatikan pola makan yang baik, olahraga dan istirahat yang cukup;
2. Mempersiapkan mental;
Sudah sewajarnya jika menghadapi AKM akan merasa kurang nyaman, gelisah dan perasaan negatif lainnya, hal ini wajar mengingat AKM masih berupa bentuk baru dalam ujian yang akan dialami selama ini, baik bentuk pelaksanaan maupunsoalnya, sedangkan disisi lain berharap keberhasilan dalam AKM dan meraih nilai tinggi.
Untuk itu, lakukan hal hal berikut ini:
  1. Usahakan tetap tenang, dengan asumsi yang diujikan adalah kompetensi minimum yang merupakan kompetensi yang sangat dasar, percayalah jika teliti dan cermat dalam membaca dan menganalisa, maka maksud soal akan lebih jelas;
  2. Sering berlatih menggunakan perangkat komputer, menggunakan mouse, mengenali tuts pada keyborad dan mulai mebiasakan diri membaca melalui monitor, sebab jika hal ini masih belum menjadi kebiasaan, maka faktor utama mental tidak tenang justru terletak bukan pada esensi materi, tapi lebih kepada kemampuan teknis mengoperasikan PC/ laptop;
  3. Menjelang pelaksanaanAKM datang lebih awal, agar tidak terburu buru sehingga panik dan mengakibatkan banyak materi yang dipelajari menjadi lupa;
  4. Masuklan ke ruang ujian dengan tenang, kemudian duduk pada tempat duduk yang telah disiapkan dan mengambil posisi yang paling nyaman saat menghadap komputer, apabila tampilan monitor kurang pas, bisa diatur agar menemukan posisi sudut baca yang paling nyaman;
  5. Pastikan mouse dan keyboard berfungsi, sebab mouse yang berbeda merk dan kualitas, memiliki respon klik yang berbeda, sehingga perlu adaptasi dalam memanfaatkannya;
  6. Rajin rajinlah berlatih soal bentuk AKM seperti yang sudah di release oleh pusmenjar kemdikbud.go.id/akm maupun mengunjungi situs di internet yang sudah cukup banyak menyediakan contoh soal bentuk AKM ;
  7. Pada soal bentuk Numerasi, latihlah soal yang terkait dengan kehidupan sehari hari, sebab bentuk soal AKM selama ini yang muncul adalah pada konteks kehidupan nyata disekitar kita.
  8. Kerjakan soal dengan hati-hati dan teliti, sebab soal yang disajikan memang membutuhkan kegiatan menganalisa.
  9. Kerjakan terlebih dahulu soal yang menurut kalian mudah, jangn terpaku pada penyelesaian satu soal.
Dari sisi lembaga penyelenggara AKM dalam hal ini Satuan Pendidikan, yang harus dipersiapkan agar pelaksanaan AKM bisa sukses adalah:
  1. Menyiapkan sarana penyelenggaraan yang baik; berupa Personal Computer / Laptop yang memadai serta benar benar sudah dipersiapkan dengan baik di sisi hardware juga pada Operating System (Windows, Linux, Mac Os) dengan kondisi sehat, beberapa program pada Windows akan berjalan secara background dan menguras resource, semisal auto update, junk file, maupun malware yang jelas akan sangat mempengaruhi performa;
  2. Persiapkan internet yang cukup, dalam pengertian tergantung dengan model pelaksanaan AKM apakah menggunakan Semi Online atau Full Online, hal ini jelas berbeda akan kebutuhan bandwith, dan apabila memungkinkan sediakan backup ketersediaan jaringan internet (menggunakan sumber yang berbeda)
  3. Persiapkan Proktor dan teknisi yang memang benar benar menguasai dibidangnya dan memiliki komitmen mesukseskan pelaksanaan AKM;
  4. Bagi sekolah (pinggiran) yang sebagian besar peserta didik belum mengenal komputer sama sekali, tidak ada salahnya jiak sebelum pelaksanaan AKM, mereka dilatih secara baik akan penggunaan PC/Laptop, tentu saja tetap dengan menjaga protokol kesehatan;
Demikian Tips Sukses Melaksanakan AKM, semoga bermanfaat!