Tampilkan postingan dengan label Perangkat Mengajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perangkat Mengajar. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Agustus 2021

Adminstrasi Guru BK

Bimbingan konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling (face to face) oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut konseli) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi, serta memanfaatkan potensi yang ada pada diri dan sarana yang ada, agar individu atau kelompok individu dapat memahami dirinya sendiri untuk mencapai perkembangan yang optimal. 
 
Administrasi Guru BK
Fungsi Bimbingan Konseling 
  1. Pemahaman. Membantu peserta didik untuk memahami dirinya dan lingkungan sekitarnya agar dapat mengembangkan potensi dirinya secara optimal dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya secara dinamis dan konstruktif.
  2. Fasilitasi.Memberi kemudahan dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, serasi, selaras, dan seimbang seluruh aspek dalam diri peserta didik. 
  3. Penyesuaian. Peserta didik dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya secara dinamis dan konstruktif. 
  4. Penyaluran.Membantu peserta didik untuk menentukan kegiatan ekstrakurikuler, jurusan atau program studi, dan memantapkan penguasaan karier yang sesuai dengan kemampuan, minat, dan bakat. 
  5. Adaptasi.Membantu proses mengajar untuk menyesuaikan program pendidikan dengan latar belakang pendidikan, kemampuan, minat, dan bakat peserta didik. 
  6. Pencegahan/Preventif. Mengantisipasi berbagai masalah yang dapat terjadi dan berupaya untuk mencegahnya, agar tidak dialami oleh peserta didik. 
  7. Perbaikan.Memperbaiki kekeliruan peserta didik dalam berpikir, berperasaan, dan bertindak dengan melakukan intervensi (memberi perlakuan) agar pola pikir peserta didik menjadi sehat, rasional dan perasaan yang tepat kepada tindakan yang produktif dan normatif. 
  8. Penyembuhan/Kuratif.Pemberian bantuan kepada peserta didik yang telah mengalami masalah pribadi, sosial, belajar, maupun karier. 
  9. Pemeliharaan. Membantu peserta didik agar dapat menjaga dan mempertahankan situasi kondusi yang telah tercipta dalam dirinya agar terhindar dari penurunan produktivitas diri. 
  10. Pengembangan.Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dengan memfasilitasi perkembangan peserta didik. Untuk itu, program bimbingan harus sistematis dan berkesinambungan dalam upaya membantu peserta didik mencapai tugas-tugas perkembangannya.

Minggu, 22 Agustus 2021

Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) BK Kelas 7,8 dan 9

Motivasi belajar menjadi aspek penting guna mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan, dan saat ini situasi pendidikan di Indonesia sedang diuji dengan mewabahnya Covid-19. Keadaan ini memaksa pihak sekolah harus melaksanakan pembelajaran secara online (PJJ), dikarenakan untuk memutus rantai penularan virus dan demi keselamatan semua peserta didik serta wrga sekolah. Disini sangat dibutuhkan peran guru BK untuk terus menerus memberikan motivasi belajar pada peserta didik dengan cara memberikan pemahaman tentang pentingnya belajar dalam kondisi keterbatasan disebabkan karena wabah, serta perhatian berupa perhatian dan bimbingan dengan lebih intens. Ini sesuai dengan peran Guru BK selaku agen pendidikan yang berfungsi sebagai sebagai konselor di sekolah untuk membantu siswa dalam memecahkan suatu permasalahan. 

Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) BK
 

Hal hal yang selayaknya dilakukan antara lain: 

  1. Memberi pemahaman tentang arti penting belajar/tugas; 
  2. Meningkatkan kemauan siswa untuk melaksanakan pembelajaran; 
  3. Membantu peserta didik dalam mengubah pola sistem belajar; 
  4. Membantu peserta didik dalam mengorganisasi materi pelajaran dan cara menghadapi ujian;
  5.  Membantu peserta didik dalam mengembangkan gaya belajar. 

Peranan guru BK ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk mencapai tujuan belajar dan tetap mempertahankan prestasi belajar di tengah permasalahan munculnya pandemi covid-19 yang mempengarui berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. 

Dibawah ini saya sertakan Referensi Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) BK Kelas 7,8 dan 9 Lengkap Tahun Pelajaran 2021/2021, dengan sumber dari :https://gurubkberbagi.blogspot.com/p/rpl-bk-daring-20202021.html

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL) BK UNTUK SMP/MTs
RPL BK KELAS 7
  1. RPL Manfaat Menjaga Kebersihan
  2. RPL Mengatasi Kejenuhan Dalam Belajar
  3. RPL Pemahaman Tentang Virus Corona
  4. RPL Semangat Belajar dari Rumah
  5. RPL Tata Cara Agar Terhindar Penularan Covid-19
MATERI LAYANAN BK KELAS 7
  1. Manfaat Menjaga Kebersihan
  2. Mengatasi Kejenuhan Dalam Belajar
  3. Pemahaman Tentang Virus Corona
  4. Semangat Belajar Dari Rumah
  5. Tata Cara Agar Terhindar Penularan Covid-19
POWER POINT KELAS 7
  1. Manfaat Menjaga Kebersihan
  2. Mengatasi Kejenuhan Dalam Belajar
  3. Pemahaman Tentang Virus Corona
  4. Semangat Belajar Dari Rumah
  5. Tata Cara Agar Terhindar Penularan Covid-19
RPL BK KELAS 8
  1. RPL Belajar Yang Efektif Di Masa Pandemi
  2. RPL Memahami Protokol Kesehatan
  3. RPL Menyikapi Belajar Online di Era Pandemi
  4. RPL Peduli Lingkungan
  5. RPL Semangat Belajar Di Masa Pandemi
MATERI LAYANAN BK KELAS 8
  1. Belajar Yang Efektif Di Masa Pandemi
  2. Memahami Protokol Kesehatan
  3. Menyikapi Belajar Online di Era Pandemi
  4. Peduli Lingkungan
  5. Semangat Belajar Di Masa Pandemi
POWER POINT KELAS 8
  1. Belajar Yang Efektif Di Masa Pandemi
  2. Memahami Protokol Kesehatan
  3. Menyikapi Belajar Online di Era Pandemi
  4. Peduli Lingkungan
  5. Semangat Belajar Di Masa Pandemi
RPL BK KELAS 9
  1. RPL Hikmah Di Balik Pandemi Covid-19
  2. RPL Menggunakan Media Sosial Dengan Bijak
  3. RPL Mengisi Waktu Luang Dengan Kegiatan Positif
  4. RPL Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan
  5. RPL Tetap Bahagia Di Tengah Pandemi Covid-19 
MATERI LAYANAN BK KELAS 9
  1. Hikmah Di Balik Pandemi Covid-19
  2. Menggunakan Media Sosial Dengan Bijak
  3. Mengisi Waktu Luang DenganKegiatan Positif
  4. Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan
  5. Tetap Bahagia Di Tengah Pandemi Covid-19
POWER POINT KELAS 9

Rabu, 18 Agustus 2021

Perangkat Mengajar PJOK Kelas 9 Lengkap

Proses pembelajaran merupakan inti dari kegiatan pendidikan di sekolah khususnya dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK). Pembelajaran PJOK bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani bagi peserta didik serta peningkatan kemampuan gerak dasar yang dimiliki oleh peserta didik. Kemampuan keterampilan gerak dasar, merupakan kemampuan yang penting di dalam kehidupan sehari-hari. Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat. PJOK juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam aneka pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, bermain dan berolahraga yang dilakukan secara sistematis terarah dan terlaksana.

 
 
Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat. PJOK juga mengandung makna yaitu mata pelajaran ini menggunakan aktivitas jasmani sebagai media untuk mencapai tujuan pembelajaran. Melalui pembelajaran PJOK diharapkan kesehatan peserta didik tetap terjaga. Salah satu faktor dari dalam diri peserta didik yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam proses belajar mengajar adalah motivasi peserta didik. Motivasi mendorong seseorang malukakan sesuatu untuk mencapai tujuan yang di ingin di capainya. Bila hal ini di terapkan dalam proses pembelajaran PJOK maka motivasi mempunyai peranan yang penting. Karena objek pembelajaran PJOK yang merupakan gerak manusia yaitu pelajar atau peserta didik itu sendiri. Motivasi itu sendiri muncul karena adanya suatu ketertarikan peserta didik sebelum mereka malukakan aktivitas olahraga. Dengan adanya motivasi maka pembelajaran PJOK dapat berjalan lancar.
 
Dalam rangka sedikit membantu pelaksanaan pembelajaran di masa pandhemi, maka secara administrasi saya sampaikan referensi Perangkat Mengajar PJOK Kelas 9 Lengkap, dengan harapan perangkat tersebut dikembangkan lebih baik lagi tentu saja harus menyesuaiakan dengan kondisi di Satuan Belajar. 
Semoga bermanfaat!
  1. Kalender Pendidikan
  2. Alokasi Waktu
  3. Format Analisis Keterkaitan KI Dan KD
  4. Analisis Kompetensi
  5. Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
  6. Format Penetapan KKM
  7. Pemetaan Kompetensi dan Teknik Penilaian
  8. Penetapan Indikator Pencapaian Kompetensi
  9. Program Semester (PROMES)
  10. Program Tahunan (PROTA)
  11. RPP 1 Lembar Semester 1 (dibagian lain postingan tentang RPP)
  12. RPP 1 Lembar Semester 2
  13. Silabus

File Suplemen:

  1. Ikrar Guru Indonesia
  2. Kode Etik Guru Indonesia

Perangkat Mengajar PJOK Kelas 8 Lengkap

Proses pembelajaran merupakan inti dari kegiatan pendidikan di sekolah khususnya dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK). Pembelajaran PJOK bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani bagi peserta didik serta peningkatan kemampuan gerak dasar yang dimiliki oleh peserta didik. Kemampuan keterampilan gerak dasar, merupakan kemampuan yang penting di dalam kehidupan sehari-hari. Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat. PJOK juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam aneka pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, bermain dan berolahraga yang dilakukan secara sistematis terarah dan terlaksana.



Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat. PJOK juga mengandung makna yaitu mata pelajaran ini menggunakan aktivitas jasmani sebagai media untuk mencapai tujuan pembelajaran. Melalui pembelajaran PJOK diharapkan kesehatan peserta didik tetap terjaga. Salah satu faktor dari dalam diri peserta didik yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam proses belajar mengajar adalah motivasi peserta didik. Motivasi mendorong seseorang malukakan sesuatu untuk mencapai tujuan yang di ingin di capainya. Bila hal ini di terapkan dalam proses pembelajaran PJOK maka motivasi mempunyai peranan yang penting. Karena objek pembelajaran PJOK yang merupakan gerak manusia yaitu pelajar atau peserta didik itu sendiri. Motivasi itu sendiri muncul karena adanya suatu ketertarikan peserta didik sebelum mereka malukakan aktivitas olahraga. Dengan adanya motivasi maka pembelajaran PJOK dapat berjalan lancar. 
 
Dalam rangka sedikit membantu pelaksanaan pembelajaran di masa pandhemi, maka secara administrasi saya sampaikan referensi Perangkat Mengajar PJOK Kelas 8 Lengkap, dengan harapan perangkat tersebut dikembangkan lebih baik lagi tentunya menyesuaiakan kondisi di Satuan Belajar.

Perangkat Mengajar PJOK Kelas 7 Lengkap

Proses pembelajaran merupakan inti dari kegiatan pendidikan di sekolah khususnya dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK). Pembelajaran PJOK bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani bagi peserta didik serta peningkatan kemampuan gerak dasar yang dimiliki oleh peserta didik. Kemampuan keterampilan gerak dasar, merupakan kemampuan yang penting di dalam kehidupan sehari-hari. Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat. PJOK juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalam aneka pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, bermain dan berolahraga yang dilakukan secara sistematis terarah dan terlaksana.
 
 
Pembekalan pengalaman belajar itu diarahkan untuk membina pertumbuhan fisik dan pengembangan yang lebih baik, sekaligus membentuk pola hidup sehat dan bugar sepanjang hayat. PJOK juga mengandung makna yaitu mata pelajaran ini menggunakan aktivitas jasmani sebagai media untuk mencapai tujuan pembelajaran. Melalui pembelajaran PJOK diharapkan kesehatan peserta didik tetap terjaga. Salah satu faktor dari dalam diri peserta didik yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam proses belajar mengajar adalah motivasi peserta didik. Motivasi mendorong seseorang malukakan sesuatu untuk mencapai tujuan yang di ingin di capainya. Bila hal ini di terapkan dalam proses pembelajaran PJOK maka motivasi mempunyai peranan yang penting. Karena objek pembelajaran PJOK yang merupakan gerak manusia yaitu pelajar atau peserta didik itu sendiri. Motivasi itu sendiri muncul karena adanya suatu ketertarikan peserta didik sebelum mereka malukakan aktivitas olahraga. Dengan adanya motivasi maka pembelajaran PJOK dapat berjalan lancar.
 
Dalam rangka sedikit membantu pelaksanaan pembelajaran di masa pandhemi, maka secara administrasi saya sampaikan referensi Perangkat Mengajar PJOK Kelas 7 Lengkap, dengan harapan perangkat tersebut dikembangkan lebih baik lagi tentu saja harus menyesuaiakan dengan kondisi di Satuan Belajar. 
Semoga bermanfaat!

Perangkat Mengajar Bahasa Indonesia Kelas 9 Lengkap

Bahasa Indonesia mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa Indonesia. Secara Geografis negera Indonesia memiliki ribuan Pulau dan berbagai suku bangsa, masing masing sukubangsa memiliki bahasa sendiri Indonesia merupakan negara yang terdiri atas berbagai suku bangsa. Setiap suku bangsa tersebut memiliki bahasa daerah. Diperlukan bahasa perantara (lingua franca) sebagai sarana berkomunikasi dan bahasa yang terpilih adalah bahasa Indonesia. Sumber hukum yang menadasarinya adalah salah satu bunyi Sumpah Pemuda 1928: “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Hal ini memiliki pengertian bahwa bahasa Indonsia berkedudukan sebagai bahasa nasional. 


 
Dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pula pasal 36 Bab XV mengenai kedudukan bahasa Indonesia yaitu sebagai bahasa negara. Dengan demikian, bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928 dan berkedudukan sebagai bahasa negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam kedudukannnya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai (1) lambang kebanggaan kebangsaan, (2) lambang identitas nasional, (3) alat perhubungan antarwarga, antardaerah, dan antarbudaya, dan (4) alat yang memungkinkan penyatuan berbagai-bagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing-masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. Sebagai lambang kebanggaan kebangsaan, bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan penuturnya. Atas dasar kebanggan ini, bahasa Indonesia dipelihara dan dikembangkan. Sebagai lambang identitas nasional, bahasa Indonesia perlu dijunjung sehingga memiliki identitas. Sebagai alat komunikasi antarwarga, antardaerah, dan antarsuku bangsa, bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang penting bagi penuturnya dalam wilayah Indonesia sehingga setiap orang dapat leluasa menjelajahi wilayah Indonesia tanpa terkendala oleh bahasa. 

Perangkat Mengajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Lengkap

Bahasa Indonesia mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa Indonesia. Secara Geografis negera Indonesia memiliki ribuan Pulau dan berbagai suku bangsa, masing masing sukubangsa memiliki bahasa sendiri Indonesia merupakan negara yang terdiri atas berbagai suku bangsa. Setiap suku bangsa tersebut memiliki bahasa daerah. Diperlukan bahasa perantara (lingua franca) sebagai sarana berkomunikasi dan bahasa yang terpilih adalah bahasa Indonesia. Sumber hukum yang menadasarinya adalah salah satu bunyi  Sumpah Pemuda 1928: “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Hal ini memiliki pengertian bahwa bahasa Indonsia berkedudukan sebagai bahasa nasional. 
Perangkat Mengajar Bahasa Indonseia Kelas 8 Lengkap

Dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pula pasal 36 Bab XV mengenai kedudukan bahasa Indonesia yaitu sebagai bahasa negara. Dengan demikian, bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928 dan berkedudukan sebagai bahasa negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam kedudukannnya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai (1) lambang kebanggaan kebangsaan, (2) lambang identitas nasional, (3) alat perhubungan antarwarga, antardaerah, dan antarbudaya, dan (4) alat yang memungkinkan penyatuan berbagai-bagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing-masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. Sebagai lambang kebanggaan kebangsaan, bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan penuturnya. Atas dasar kebanggan ini, bahasa Indonesia dipelihara dan dikembangkan. Sebagai lambang identitas nasional, bahasa Indonesia perlu dijunjung sehingga memiliki identitas. Sebagai alat komunikasi antarwarga, antardaerah, dan antarsuku bangsa, bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang penting bagi penuturnya dalam wilayah Indonesia sehingga setiap orang dapat leluasa menjelajahi wilayah Indonesia tanpa terkendala oleh bahasa. Demikian pentingnya peran bahasa Indonesia, sehingga pada struktur kurikulum 2013, bahasa Indonesia ditingkat SMP diberi alokasi waktu 6 jam pelajaran per minggu, jumlah alokasi terbanyak dibanding mata pelajaran lain. Untuk mendukung keberhasilan pembelajaran bahasa Indonesia, tentunya diperlukan perencanaan Pembelajaran yang baik dan sistematis, agar tujuan pembelajaran tercapai dengan memanfaatkan alokasi waktu jam pelajaran dengan lebih efektif. 

Perangkat Mengajar Bahasa Indonesia Kelas 7 Lengkap

Bahasa Indonesia mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa Indonesia. Secara Geografis negera Indonesia memiliki ribuan Pulau dan berbagai suku bangsa, masing masing sukubangsa memiliki bahasa sendiri Indonesia merupakan negara yang terdiri atas berbagai suku bangsa. Setiap suku bangsa tersebut memiliki bahasa daerah. Diperlukan bahasa perantara (lingua franca) sebagai sarana berkomunikasi dan bahasa yang terpilih adalah bahasa Indonesia. Sumber hukum yang menadasarinya adalah salah satu bunyi Sumpah Pemuda 1928: “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Hal ini memiliki pengertian bahwa bahasa Indonsia berkedudukan sebagai bahasa nasional.



Dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pula pasal 36 Bab XV mengenai kedudukan bahasa Indonesia yaitu sebagai bahasa negara. Dengan demikian, bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928 dan berkedudukan sebagai bahasa negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam kedudukannnya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai (1) lambang kebanggaan kebangsaan, (2) lambang identitas nasional, (3) alat perhubungan antarwarga, antardaerah, dan antarbudaya, dan (4) alat yang memungkinkan penyatuan berbagai-bagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing-masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. Sebagai lambang kebanggaan kebangsaan, bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan penuturnya. Atas dasar kebanggan ini, bahasa Indonesia dipelihara dan dikembangkan. Sebagai lambang identitas nasional, bahasa Indonesia perlu dijunjung sehingga memiliki identitas. Sebagai alat komunikasi antarwarga, antardaerah, dan antarsuku bangsa, bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi yang penting bagi penuturnya dalam wilayah Indonesia sehingga setiap orang dapat leluasa menjelajahi wilayah Indonesia tanpa terkendala oleh bahasa.

Perangkat Mengajar IPA Kelas 9 Lengkap

Ilmu Pengetahuan Alam dapat dilihat sebagai bangunan ilmu (body of knowledge),cara berpikir (way of thinking), cara penyelidikan (way of investigation). Sebagai sebuah bangunan ilmu pengetahuan, IPA terdiri dari fakta, konsep, prinsip, hukum, dan teori. Bangunan ilmu ini bersifat satu kesatuan dan saling mendukung. Pola bangunan keilmuan dari fakta sampai dengan teori ini akan melahirkan arahan pola berpikir baik induktif maupun deduktif. Serangkaian tahap atau cara berproses ilmiah dalam sains melahirkan cara penyelidikan. Secara filosof, IPA sebagai bangunan ilmu dapat dikaji baik secara ontologi, epistimologi dan aksiologi.


IPA sebagai suatu bangunan ilmu,mempunyai karakteristik yang erat kaitannya dengan objek alam. Permasalahan yang terjadi pada objek alam bersifat holistik (pendekatan yang utuh dan juga menyeluruh). Keholistikan permasalahan ini membutuhkan pemecahan masalah dari berbagai bidang interdisipliner, khususnya bidang IPA. Mata Pelajaran IPA adalah sebagai sarana untuk memahami alam dan melatihkan pola pikir siswa dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan objek IPA. Amanah kurikulum menghendaki IPA dibelajarkan secara terpadu sesuai dengan `namanya yaitu IPA Terpadu. Namun demikian, konten materi dalam kurikulum IPA masih terpisah. Keterpaduan baru sekedar dilihat dari perspektif penggabungan secara berlapis materi fisika, kimia dan biologi. Perspektif dalam memadukan secara holistik belum disentuhkan.

Perangkat Mengajar IPA Kelas 8 Lengkap

Ilmu Pengetahuan Alam dapat dilihat sebagai bangunan ilmu (body of knowledge),cara berpikir (way of thinking), cara penyelidikan (way of investigation). Sebagai sebuah bangunan ilmu pengetahuan, IPA terdiri dari fakta, konsep, prinsip, hukum, dan teori. Bangunan ilmu ini bersifat satu kesatuan dan saling mendukung. Pola bangunan keilmuan dari fakta sampai dengan teori ini akan melahirkan arahan pola berpikir baik induktif maupun deduktif. Serangkaian tahap atau cara berproses ilmiah dalam sains melahirkan cara penyelidikan. Secara filosof, IPA sebagai bangunan ilmu dapat dikaji baik secara ontologi, epistimologi dan aksiologi.


Perangkat Mengajar IPA Kelas 8

IPA sebagai suatu bangunan ilmu,mempunyai karakteristik yang erat kaitannya dengan objek alam. Permasalahan yang terjadi pada objek alam bersifat holistik (pendekatan yang utuh dan juga menyeluruh). Keholistikan permasalahan ini membutuhkan pemecahan masalah dari berbagai bidang interdisipliner, khususnya bidang IPA. Mata Pelajaran IPA adalah sebagai sarana untuk memahami alam dan melatihkan pola pikir siswa dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan objek IPA. Amanah kurikulum menghendaki IPA dibelajarkan secara terpadu sesuai dengan `namanya yaitu IPA Terpadu. Namun demikian, konten materi dalam kurikulum IPA masih terpisah. Keterpaduan baru sekedar dilihat dari perspektif penggabungan secara berlapis materi fisika, kimia dan biologi. Perspektif dalam memadukan secara holistik belum disentuhkan.

Perangkat Mengajar IPA Kelas 7 Lengkap

Ilmu Pengetahuan Alam dapat dilihat sebagai bangunan ilmu (body of knowledge),cara berpikir (way of thinking), cara penyelidikan (way of investigation). Sebagai sebuah bangunan ilmu pengetahuan, IPA terdiri dari fakta, konsep, prinsip, hukum, dan teori. Bangunan ilmu ini bersifat satu kesatuan dan saling mendukung. Pola bangunan keilmuan dari fakta sampai dengan teori ini akan melahirkan arahan pola berpikir baik induktif maupun deduktif. Serangkaian tahap atau cara berproses ilmiah dalam sains melahirkan cara penyelidikan. Secara filosof, IPA sebagai bangunan ilmu dapat dikaji baik secara ontologi, epistimologi dan aksiologi.
 
Perangkat Mengajar IPA Kelas 7

IPA sebagai suatu bangunan ilmu,mempunyai karakteristik yang erat kaitannya dengan objek alam. Permasalahan yang terjadi pada objek alam bersifat holistik (pendekatan yang utuh dan juga menyeluruh). Keholistikan permasalahan ini membutuhkan pemecahan masalah dari berbagai bidang interdisipliner, khususnya bidang IPA. Mata Pelajaran IPA adalah sebagai sarana untuk memahami alam dan melatihkan pola pikir siswa dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan objek IPA. Amanah kurikulum menghendaki IPA dibelajarkan secara terpadu sesuai dengan `namanya yaitu IPA Terpadu. Namun demikian, konten materi dalam kurikulum IPA masih terpisah. Keterpaduan baru sekedar dilihat dari perspektif penggabungan secara berlapis materi fisika, kimia dan biologi. Perspektif dalam memadukan secara holistik belum disentuhkan.

Perangkat Mengajar Seni Musik Kelas 9 Lengkap

Aspek Budaya dalam mata pelajaran Seni Budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni. Sementara itu seni merupakan salah satu dari komponen yang terdapat dalam kebudayaan itu sendiri, karena itu, mata pelajaran Seni Budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya. Sebagai kelompok mata pelajaran estetika mata pelajaran Seni Budaya dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampun mengapresiasi keindahan dan harmoni.

Pendidikan Seni Budaya diberikan di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan peserta didik yang terletak pada pemberian pengalaman Estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi, berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan “belajar dengan Seni”, “belajar melalui seni”, dan “belajar tentang seni”, peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. 
 
Perangkat Mengajar Seni Musik Kelas 9

Menurut Kamaril (2001), Pendidikan Seni memiliki tiga sifat yaitu:
  1. Sifat multidimensional tingkat berpikir, yang mana mapel seni budaya berperan mengembangkan kompetensi meliputi; persepsi, pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi, apresiasi, dan produktivitas dalam menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri, dengan cara memadukan secara harmonis unsur-unsur logika, kinestetis, etika, dan estetika. 
  2. Sifat multilingual adalah mengembangkan kemampuan mengekspresikan diri dengan bebagai medium, atau cara, seperti; bahasa rupa, bunyi, gerak dan peran serta perpaduannya. 
  3. Sifat multikultural mengandung makna menumbuh kembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap keberagaman budaya nusantara dan mancanegara sebagai wujud sikap menghargai, bertoleransi demokrasi, beradap serta mampu hidup rukun dalam masyarakat dengan budaya yang majemuk.

Pembelajaran Seni Budaya perlu dikaitkan dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk, dengan latar belakang budaya yang beraneka ragam, sehingga dengan memperkenalkan keanekaragaman budaya dalam pembelajaran seni menjadi strategi dalam mendukung pelestarian budaya tradisi. Karakteristik bidang studi Seni Budaya yang paling menonjol adalah bersifat rekreatif. apabila guru kreatif untuk memanfaatkan karakteristik bidang studi ini maka akan mampu membentuk karakter peserta didik yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, imajinatif, produktif, dan responsif.

Dibawah ini saya sampaikan referensi Perangkat Mengajar Seni Musik Kelas 9 Lengkap, silahkan diadopsi, diadaptasi dan dikembangkan lagi agar lebih baik, dan tidak berhenti pada syarat kelengkapan administrasi pembelajaran.

  1. Kalender Pendidikan
  2. Alokasi Waktu
  3. Format Analisis Keterkaitan KI Dan KD
  4. Analisis Kompetensi
  5. Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
  6. Format Penetapan KKM
  7. Pemetaan Kompetensi dan Teknik Penilaian
  8. Penetapan Indikator Pencapaian Kompetensi
  9. Program Semester (PROMES)
  10. Program Taunan (PROTA)
  11. RPP 1 Lembar Semester 1 (dibagian lain postingan tentang RPP)
  12. RPP 1 Lembar Semester 2
  13. Silabus
File Suplemen:
  1. Ikrar Guru Indonesia
  2. Kode Etik Guru Indonesia

Perangkat Mengajar Seni Rupa Kelas 9 Lengkap

Aspek Budaya dalam mata pelajaran Seni Budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni. Sementara itu seni merupakan salah satu dari komponen yang terdapat dalam kebudayaan itu sendiri, karena itu, mata pelajaran Seni Budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya. Sebagai kelompok mata pelajaran estetika mata pelajaran Seni Budaya dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampun mengapresiasi keindahan dan harmoni.

Pendidikan Seni Budaya diberikan di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan peserta didik yang terletak pada pemberian pengalaman Estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi, berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan “belajar dengan Seni”, “belajar melalui seni”, dan “belajar tentang seni”, peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. 
 

 
Menurut Kamaril (2001), Pendidikan Seni memiliki tiga sifat yaitu:
  1. Sifat multidimensional tingkat berpikir, yang mana mapel seni budaya berperan mengembangkan kompetensi meliputi; persepsi, pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi, apresiasi, dan produktivitas dalam menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri, dengan cara memadukan secara harmonis unsur-unsur logika, kinestetis, etika, dan estetika. 
  2. Sifat multilingual adalah mengembangkan kemampuan mengekspresikan diri dengan bebagai medium, atau cara, seperti; bahasa rupa, bunyi, gerak dan peran serta perpaduannya. 
  3. Sifat multikultural mengandung makna menumbuh kembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap keberagaman budaya nusantara dan mancanegara sebagai wujud sikap menghargai, bertoleransi demokrasi, beradap serta mampu hidup rukun dalam masyarakat dengan budaya yang majemuk.

Pembelajaran Seni Budaya perlu dikaitkan dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk, dengan latar belakang budaya yang beraneka ragam, sehingga dengan memperkenalkan keanekaragaman budaya dalam pembelajaran seni menjadi strategi dalam mendukung pelestarian budaya tradisi. Karakteristik bidang studi Seni Budaya yang paling menonjol adalah bersifat rekreatif. apabila guru kreatif untuk memanfaatkan karakteristik bidang studi ini maka akan mampu membentuk karakter peserta didik yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, imajinatif, produktif, dan responsif.

Dibawah ini saya sampaikan referensi Perangkat Mengajar Seni Rupa Kelas 9 Lengkap, silahkan diadopsi, diadaptasi dan dikembangkan lagi agar lebih baik, dan tidak berhenti pada syarat kelengkapan administrasi pembelajaran.

  1. Kalender Pendidikan
  2. Alokasi Waktu
  3. Format Analisis Keterkaitan KI Dan KD
  4. Analisis Kompetensi
  5. Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
  6. Format Penetapan KKM
  7. Pemetaan Kompetensi dan Teknik Penilaian
  8. Penetapan Indikator Pencapaian Kompetensi
  9. Program Semester (PROMES)
  10. Program Taunan (PROTA)
  11. RPP 1 Lembar Semester 1 (dibagian lain postingan tentang RPP)
  12. RPP 1 Lembar Semester 2
  13. Silabus
File Suplemen:
  1. Ikrar Guru Indonesia
  2. Kode Etik Guru Indonesia

Selasa, 17 Agustus 2021

Perangkat Mengajar Seni Musik Kelas 8 Lengkap

Aspek Budaya dalam mata pelajaran Seni Budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni. Sementara itu seni merupakan salah satu dari komponen yang terdapat dalam kebudayaan itu sendiri, karena itu, mata pelajaran Seni Budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya. Sebagai kelompok mata pelajaran estetika mata pelajaran Seni Budaya dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampun mengapresiasi keindahan dan harmoni.

Pendidikan Seni Budaya diberikan di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan peserta didik yang terletak pada pemberian pengalaman Estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi, berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan “belajar dengan Seni”, “belajar melalui seni”, dan “belajar tentang seni”, peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. 
 
Perangkat Mengajar Seni Musik Kelas 8

Menurut Kamaril (2001), Pendidikan Seni memiliki tiga sifat yaitu:
  1. Sifat multidimensional tingkat berpikir, yang mana mapel seni budaya berperan mengembangkan kompetensi meliputi; persepsi, pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi, apresiasi, dan produktivitas dalam menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri, dengan cara memadukan secara harmonis unsur-unsur logika, kinestetis, etika, dan estetika. 
  2. Sifat multilingual adalah mengembangkan kemampuan mengekspresikan diri dengan bebagai medium, atau cara, seperti; bahasa rupa, bunyi, gerak dan peran serta perpaduannya. 
  3. Sifat multikultural mengandung makna menumbuh kembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap keberagaman budaya nusantara dan mancanegara sebagai wujud sikap menghargai, bertoleransi demokrasi, beradap serta mampu hidup rukun dalam masyarakat dengan budaya yang majemuk.

Pembelajaran Seni Budaya perlu dikaitkan dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk, dengan latar belakang budaya yang beraneka ragam, sehingga dengan memperkenalkan keanekaragaman budaya dalam pembelajaran seni menjadi strategi dalam mendukung pelestarian budaya tradisi. Karakteristik bidang studi Seni Budaya yang paling menonjol adalah bersifat rekreatif. apabila guru kreatif untuk memanfaatkan karakteristik bidang studi ini maka akan mampu membentuk karakter peserta didik yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, imajinatif, produktif, dan responsif.

Dibawah ini saya sampaikan referensi Perangkat Mengajar Seni Musik Kelas 8 Lengkap, silahkan diadopsi, diadaptasi dan dikembangkan lagi agar lebih baik, dan tidak berhenti pada syarat kelengkapan administrasi pembelajaran.

  1. Kalender Pendidikan
  2. Alokasi Waktu
  3. Format Analisis Keterkaitan KI Dan KD
  4. Analisis Kompetensi
  5. Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
  6. Format Penetapan KKM
  7. Pemetaan Kompetensi dan Teknik Penilaian
  8. Penetapan Indikator Pencapaian Kompetensi
  9. Program Semester (PROMES)
  10. Program Taunan (PROTA)
  11. RPP 1 Lembar Semester 1 (dibagian lain postingan tentang RPP)
  12. RPP 1 Lembar Semester 2
  13. Silabus
File Suplemen:
  1. Ikrar Guru Indonesia
  2. Kode Etik Guru Indonesia

Perangkat Mengajar Seni Rupa Kelas 8 Lengkap

Aspek Budaya dalam mata pelajaran Seni Budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni. Sementara itu seni merupakan salah satu dari komponen yang terdapat dalam kebudayaan itu sendiri, karena itu, mata pelajaran Seni Budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya. Sebagai kelompok mata pelajaran estetika mata pelajaran Seni Budaya dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampun mengapresiasi keindahan dan harmoni.

Pendidikan Seni Budaya diberikan di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan peserta didik yang terletak pada pemberian pengalaman Estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi, berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan “belajar dengan Seni”, “belajar melalui seni”, dan “belajar tentang seni”, peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. 
 

 
Menurut Kamaril (2001), Pendidikan Seni memiliki tiga sifat yaitu:
  1. Sifat multidimensional tingkat berpikir, yang mana mapel seni budaya berperan mengembangkan kompetensi meliputi; persepsi, pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi, apresiasi, dan produktivitas dalam menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri, dengan cara memadukan secara harmonis unsur-unsur logika, kinestetis, etika, dan estetika. 
  2. Sifat multilingual adalah mengembangkan kemampuan mengekspresikan diri dengan bebagai medium, atau cara, seperti; bahasa rupa, bunyi, gerak dan peran serta perpaduannya. 
  3. Sifat multikultural mengandung makna menumbuh kembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap keberagaman budaya nusantara dan mancanegara sebagai wujud sikap menghargai, bertoleransi demokrasi, beradap serta mampu hidup rukun dalam masyarakat dengan budaya yang majemuk.

Pembelajaran Seni Budaya perlu dikaitkan dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk, dengan latar belakang budaya yang beraneka ragam, sehingga dengan memperkenalkan keanekaragaman budaya dalam pembelajaran seni menjadi strategi dalam mendukung pelestarian budaya tradisi. Karakteristik bidang studi Seni Budaya yang paling menonjol adalah bersifat rekreatif. apabila guru kreatif untuk memanfaatkan karakteristik bidang studi ini maka akan mampu membentuk karakter peserta didik yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, imajinatif, produktif, dan responsif.

Dibawah ini saya sampaikan referensi Perangkat Mengajar Seni Rupa Kelas 8 Lengkap, silahkan diadopsi, diadaptasi dan dikembangkan lagi agar lebih baik, dan tidak berhenti pada syarat kelengkapan administrasi pembelajaran.

  1. Kalender Pendidikan
  2. Alokasi Waktu
  3. Format Analisis Keterkaitan KI Dan KD
  4. Analisis Kompetensi
  5. Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
  6. Format Penetapan KKM
  7. Pemetaan Kompetensi dan Teknik Penilaian
  8. Penetapan Indikator Pencapaian Kompetensi
  9. Program Semester (PROMES)
  10. Program Taunan (PROTA)
  11. RPP 1 Lembar Semester 1 (dibagian lain postingan tentang RPP)
  12. RPP 1 Lembar Semester 2
  13. Silabus
File Suplemen:
  1. Ikrar Guru Indonesia
  2. Kode Etik Guru Indonesia

Perangkat Mengajar Seni Musik Kelas 7 Lengkap

Aspek Budaya dalam mata pelajaran Seni Budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni. Sementara itu seni merupakan salah satu dari komponen yang terdapat dalam kebudayaan itu sendiri, karena itu, mata pelajaran Seni Budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya. Sebagai kelompok mata pelajaran estetika mata pelajaran Seni Budaya dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampun mengapresiasi keindahan dan harmoni.

Pendidikan Seni Budaya diberikan di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan peserta didik yang terletak pada pemberian pengalaman Estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi, berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan “belajar dengan Seni”, “belajar melalui seni”, dan “belajar tentang seni”, peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. 
 
Perangkat Mengajar Seni Musik Kelas 7

Menurut Kamaril (2001), Pendidikan Seni memiliki tiga sifat yaitu:
  1. Sifat multidimensional tingkat berpikir, yang mana mapel seni budaya berperan mengembangkan kompetensi meliputi; persepsi, pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi, apresiasi, dan produktivitas dalam menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri, dengan cara memadukan secara harmonis unsur-unsur logika, kinestetis, etika, dan estetika. 
  2. Sifat multilingual adalah mengembangkan kemampuan mengekspresikan diri dengan bebagai medium, atau cara, seperti; bahasa rupa, bunyi, gerak dan peran serta perpaduannya. 
  3. Sifat multikultural mengandung makna menumbuh kembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap keberagaman budaya nusantara dan mancanegara sebagai wujud sikap menghargai, bertoleransi demokrasi, beradap serta mampu hidup rukun dalam masyarakat dengan budaya yang majemuk.

Pembelajaran Seni Budaya perlu dikaitkan dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk, dengan latar belakang budaya yang beraneka ragam, sehingga dengan memperkenalkan keanekaragaman budaya dalam pembelajaran seni menjadi strategi dalam mendukung pelestarian budaya tradisi. Karakteristik bidang studi Seni Budaya yang paling menonjol adalah bersifat rekreatif. apabila guru kreatif untuk memanfaatkan karakteristik bidang studi ini maka akan mampu membentuk karakter peserta didik yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, imajinatif, produktif, dan responsif.

Dibawah ini saya sampaikan referensi Perangkat Mengajar Seni Musik Kelas 7 Lengkap, silahkan diadopsi, diadaptasi dan dikembangkan lagi agar lebih baik, dan tidak berhenti pada syarat kelengkapan administrasi pembelajaran.

  1. Kalender Pendidikan
  2. Alokasi Waktu
  3. Format Analisis Keterkaitan KI Dan KD
  4. Analisis Kompetensi
  5. Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
  6. Format Penetapan KKM
  7. Pemetaan Kompetensi dan Teknik Penilaian
  8. Penetapan Indikator Pencapaian Kompetensi
  9. Program Semester (PROMES)
  10. Program Taunan (PROTA)
  11. RPP 1 Lembar Semester 1 (dibagian lain postingan tentang RPP)
  12. RPP 1 Lembar Semester 2
  13. Silabus
File Suplemen:
  1. Ikrar Guru Indonesia
  2. Kode Etik Guru Indonesia

Perangkat Mengajar Seni Rupa Kelas 7 Lengkap

Aspek Budaya dalam mata pelajaran Seni Budaya tidak dibahas secara tersendiri, akan tetapi terintegrasi dengan seni. Sementara itu seni merupakan salah satu dari komponen yang terdapat dalam kebudayaan itu sendiri, karena itu, mata pelajaran Seni Budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya. Sebagai kelompok mata pelajaran estetika mata pelajaran Seni Budaya dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampun mengapresiasi keindahan dan harmoni.
Pendidikan Seni Budaya diberikan di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan peserta didik yang terletak pada pemberian pengalaman Estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi, berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan “belajar dengan Seni”, “belajar melalui seni”, dan “belajar tentang seni”, peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. 
 

 
Menurut Kamaril (2001), Pendidikan Seni memiliki tiga sifat yaitu:
  1. Sifat multidimensional tingkat berpikir, yang mana mapel seni budaya berperan mengembangkan kompetensi meliputi; persepsi, pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi, apresiasi, dan produktivitas dalam menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri, dengan cara memadukan secara harmonis unsur-unsur logika, kinestetis, etika, dan estetika. 
  2. Sifat multilingual adalah mengembangkan kemampuan mengekspresikan diri dengan bebagai medium, atau cara, seperti; bahasa rupa, bunyi, gerak dan peran serta perpaduannya. 
  3. Sifat multikultural mengandung makna menumbuh kembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap keberagaman budaya nusantara dan mancanegara sebagai wujud sikap menghargai, bertoleransi demokrasi, beradap serta mampu hidup rukun dalam masyarakat dengan budaya yang majemuk.

Pembelajaran Seni Budaya perlu dikaitkan dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk, dengan latar belakang budaya yang beraneka ragam, sehingga dengan memperkenalkan keanekaragaman budaya dalam pembelajaran seni menjadi strategi dalam mendukung pelestarian budaya tradisi. Karakteristik bidang studi Seni Budaya yang paling menonjol adalah bersifat rekreatif. apabila guru kreatif untuk memanfaatkan karakteristik bidang studi ini maka akan mampu membentuk karakter peserta didik yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, imajinatif, produktif, dan responsif.

Dibawah ini saya sampaikan referensi Perangkat Mengajar Seni Rupa Kelas 7 Lengkap, silahkan diadopsi, diadaptasi dan dikembangkan lagi agar lebih baik, dan tidak berhenti pada syarat kelengkapan administrasi pembelajaran.

  1. Kalender Pendidikan
  2. Alokasi Waktu
  3. Format Analisis Keterkaitan KI Dan KD
  4. Analisis Kompetensi
  5. Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
  6. Format Penetapan KKM
  7. Pemetaan Kompetensi dan Teknik Penilaian
  8. Penetapan Indikator Pencapaian Kompetensi
  9. Program Semester (PROMES)
  10. Program Taunan (PROTA)
  11. RPP 1 Lembar Semester 1 (dibagian lain postingan tentang RPP)
  12. RPP 1 Lembar Semester 2
  13. Silabus
File Suplemen:
  1. Ikrar Guru Indonesia
  2. Kode Etik Guru Indonesia

Senin, 16 Agustus 2021

Perangkat Mengajar IPS Kelas 9 Lengkap

Dalam dunia pendidikan tentunya ada dimana proses pembelajaran,ada pendidik dan peserta didik selain itu berhubungan dengan adanya komunikasi antara keduanya timbal balik dan respon interaksi yang saling berhubungan.Pendidikan sebagai sebuah kegiatan dan proses aktivitas yang disengaja merupakan gejala masyarakat ketika sudah mulai disadari pentingnya upaya untuk membentuk, mengarahkan, dan mengatur manusia sebagaimana dicita-citakan masyarakat.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.



Sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevasi dan efesiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global
Pembelajaran merupakan kegiatan inti dalam proses pendidikan, karena melalui kegiatan belajar ini diharapkan dapat dicapai tujuan pendidikan dalam bentuk terjadinya perubahan tingkah laku dalam diri siswa, juga menjadi harapan semua pihak agar setiap siswa mencapai hasil belajar yang sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Proses pembelajaran terjadi karena ada tujuan yang hendak dicapai. Akan tetapi banyak seorang guru gagal dalam pembelajaran, seperti banyak siswa yang tidak mencapai tujuan yang diharapkan.
Perencanaan yang baik, setidaknya dapat mengantisipasi atau meminimalisir permasalahan- permasalahan yang nantinya akan muncul, sehingga pembelajaran berjalan normal dan keberhasilan pembelajaran tercapai.Perencanaan dapat membuat pembelajaran berlangsung secara sistematis Proses pembelajaran tidak berlangsung seadanya, akan tetapi berlangsung secara terarah dan terorganisir. Dengan demikian guru dapat menggunakan waktu secara efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran dan keberhasilan pembelajaran. Hal tersebut dapat berlangsung melalui perencanaan pembelajaran yang baik.

Dibawah ini saya sampaikan Perangkat Mengajar IPS Kelas 9 Lengkap dapat digunakan sebagai referensi, adapun untuk adaptasi dan pengembangan sangat dibutuhkan agar sesuai dengan situasi di Satuan Pendidikan dimana anda bertugas.
Semoga bermanfaat! 

Perangkat Mengajar IPS Kelas 8 Lengkap

Dalam dunia pendidikan tentunya ada dimana proses pembelajaran,ada pendidik dan peserta didik selain itu berhubungan dengan adanya komunikasi antara keduanya timbal balik dan respon interaksi yang saling berhubungan.Pendidikan sebagai sebuah kegiatan dan proses aktivitas yang disengaja merupakan gejala masyarakat ketika sudah mulai disadari pentingnya upaya untuk membentuk, mengarahkan, dan mengatur manusia sebagaimana dicita-citakan masyarakat.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.



Sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevasi dan efesiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global
Pembelajaran merupakan kegiatan inti dalam proses pendidikan, karena melalui kegiatan belajar ini diharapkan dapat dicapai tujuan pendidikan dalam bentuk terjadinya perubahan tingkah laku dalam diri siswa, juga menjadi harapan semua pihak agar setiap siswa mencapai hasil belajar yang sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Proses pembelajaran terjadi karena ada tujuan yang hendak dicapai. Akan tetapi banyak seorang guru gagal dalam pembelajaran, seperti banyak siswa yang tidak mencapai tujuan yang diharapkan.
Perencanaan yang baik, setidaknya dapat mengantisipasi atau meminimalisir permasalahan- permasalahan yang nantinya akan muncul, sehingga pembelajaran berjalan normal dan keberhasilan pembelajaran tercapai.Perencanaan dapat membuat pembelajaran berlangsung secara sistematis Proses pembelajaran tidak berlangsung seadanya, akan tetapi berlangsung secara terarah dan terorganisir. Dengan demikian guru dapat menggunakan waktu secara efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran dan keberhasilan pembelajaran. Hal tersebut dapat berlangsung melalui perencanaan pembelajaran yang baik.

Dibawah ini saya sampaikan Perangkat Mengajar IPS Kelas 8 Lengkap dapat digunakan sebagai referensi, adapun untuk adaptasi dan pengembangan sangat dibutuhkan agar sesuai dengan situasi di Satuan Pendidikan dimana anda bertugas.
Semoga bermanfaat! 

Perangkat Mengajar IPS Kelas 7 Lengkap

Dalam dunia pendidikan tentunya ada dimana proses pembelajaran,ada pendidik dan peserta didik selain itu berhubungan dengan adanya komunikasi antara keduanya timbal balik dan respon interaksi yang saling berhubungan.Pendidikan sebagai sebuah kegiatan dan proses aktivitas yang disengaja merupakan gejala masyarakat ketika sudah mulai disadari pentingnya upaya untuk membentuk, mengarahkan, dan mengatur manusia sebagaimana dicita-citakan masyarakat.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.



Sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevasi dan efesiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global
Pembelajaran merupakan kegiatan inti dalam proses pendidikan, karena melalui kegiatan belajar ini diharapkan dapat dicapai tujuan pendidikan dalam bentuk terjadinya perubahan tingkah laku dalam diri siswa, juga menjadi harapan semua pihak agar setiap siswa mencapai hasil belajar yang sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Proses pembelajaran terjadi karena ada tujuan yang hendak dicapai. Akan tetapi banyak seorang guru gagal dalam pembelajaran, seperti banyak siswa yang tidak mencapai tujuan yang diharapkan.
Perencanaan yang baik, setidaknya dapat mengantisipasi atau meminimalisir permasalahan- permasalahan yang nantinya akan muncul, sehingga pembelajaran berjalan normal dan keberhasilan pembelajaran tercapai.Perencanaan dapat membuat pembelajaran berlangsung secara sistematis Proses pembelajaran tidak berlangsung seadanya, akan tetapi berlangsung secara terarah dan terorganisir. Dengan demikian guru dapat menggunakan waktu secara efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran dan keberhasilan pembelajaran. Hal tersebut dapat berlangsung melalui perencanaan pembelajaran yang baik.

Dibawah ini saya sampaikan Perangkat Mengajar IPS Kelas 7 Lengkap dapat digunakan sebagai referensi, adapun untuk adaptasi dan pengembangan sangat dibutuhkan agar sesuai dengan situasi di Satuan Pendidikan dimana anda bertugas.
Semoga bermanfaat!

  1. Kalender Pendidikan
  2. Alokasi Waktu
  3. Format Analisis Keterkaitan KI Dan KD
  4. Analisis Kompetensi
  5. Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
  6. Format Penetapan KKM
  7. Pemetaan Kompetensi dan Teknik Penilaian
  8. Penetapan Indikator Pencapaian Kompetensi
  9. Program Semester (PROMES)
  10. Program Taunan (PROTA)
  11. RPP 1 Lembar Semester 1 (dibagian lain postingan tentang RPP)
  12. RPP 1 Lembar Semester 2
  13. Silabus

File Suplemen:

  1. Ikrar Guru Indonesia
  2. Kode Etik Guru Indonesia