Tampilkan postingan dengan label RPP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RPP. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Agustus 2021

RPP 1 Lembar PJOK Kelas 8 Semester 1

Semenjak diberlakukannya program Merdeka Belajar oleh Mendikbud yang tertuang dalam Surat Edaran No 14 tahun 2019, maka bentuk RPP jauh lebih simpel, sehingga sering disebut dengan RPP 1 lembar, dan cakupannya pun jauh lebih sedikit, yang dahulunya harus terdapat 13 komponen yang harus dituliskan, saat ini hanya 3 komponen saja, yaitu : 
  1. Tujuan Pembelajaran, 
  2. Kegiatan pembelajaran dan 
  3. Penilaian (assesment) sesuai dengan point 2 pada surat edaran tersebut.

Untuk Ibu/Bapak yang menghendaki Referensi RPP 1 lembar PJOK silakan download pada link dibawah ini:

RPP 1 Lembar PPKn Kelas 7 Semester 1

Eksistensi PPKn dalam proses pembelajaran di tingkat SMP sangat erat kaitannya terhadap pembentukan karakter kewarganegaraan yang ditanamkan dalam diri peserta didik melalui pendekatan berbasis nilai, dalam praktiknya tidak hanya pengenalan nilai-nilai yang dilakukan, akan tetapi juga "menginternalisasi" pula nilai tersebut kepada diri peserta didik guna menuju terwujudnya atribut masyarakat madani yang bercirikan berketuhanan yang maha esa, berperikemanusiaan yang adil dan beradab, bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, demokratis konstitusional, berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, serta berbhinneka tunggal ika, menjunjung tinggi hak dan kewajiban azasi manusia dan mencintai perdamaian dunia.
Untuk dapat memacu terwujudnya karakteristik kewarganegaraan harus di imbangi pula peran guru dalam melaksanakan KBM PPKn terutama lebih memvariasikan sumber bahan ajar yang relevan dan dirasa dapat menambah aspek good citizen dalam diri peserta didik. Dan muatan karakter tersebut dituangkan dalam RPP yang dibuat.

Bagi yang menghendaki referensi RPP 1 Lembar PPKn Kelas 7 Semester 1, silakan di download pada link dibawah ini:

RPP 1 HALAMAN SMP/MTs KELAS 7 SEMESTER 1
Perumusan dan Penetapan Pancasila Sebagai Dasar Negara
  1. RPP 1 Lembar : Pertemuan Ke - 1
  2. RPP 1 Lembar : Pertemuan Ke - 2
  3. RPP 1 Lembar : Pertemuan Ke - 3
  4. RPP 1 Lembar : Pertemuan Ke - 4
  5. RPP 1 Lembar : Pertemuan Ke - 5
Norma dan Keadilan
Perumusan dan Pengesahan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Semoga bermanfaat !

Rabu, 11 Agustus 2021

RPP 1 Lembar IPA Kelas 8 Semester 1

IPA dipahami sebagai ilmu yang lahir dan berkembang lewat langkah-langkah observasi, perumusan masalah, penyusunan hipotesis, pengujian hipotesis, pengujian hipotesis melalui eksperimen, penarikan kesimpulan, serta penemuan teori dan konsep.
Dapat pula dikatakan bahwa hakikat IPA adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala- gejala melalui serangkaian proses yang dikenal dengan proses ilmiah yang dibangun atas dasar sikap ilmiah dan hasilnya terwujud sebagai produk ilmiah yang tersusun atas tiga komponen berupa konsep, prinsip, dan teori yang berlaku secara universal.
Hakikat IPA sebagaimana dijelaskan di atas, nilai nilai IPA yang dapat ditanamkan dalam pembelajaran IPA antara lain:
  1. Kecakapan bekerja dan berpikir secara teratur dan sistematis menurut langkah-langkah metode ilmiah.
  2. Keterampilan dan kecakapan dalam mengadakan pengamatan, mempergunakan alat-alat eksperimen untuk memecahkan masalah.
  3. Memiliki sikap ilmiah yang diperlukan dalam memecahkan masalah baik dalam kaitannya dengan pelajaran sains maupun dalam kehidupan.

IPA sebagai alat pendidikan yang berguna untuk mencapai tujuan pendidikan, UNESCO tahun 1983 menyimpulkan bahwa:
  1. IPA menolong anak didik untuk dapat berpikir logis terhadap kejadian sehari-hari dan memecahkan masalah masalah sederhana yang dihadapinya.
  2. IPA aplikasinya dalam teknologi, dapat menolong dan meningkatkan kualitas hidup manusia.
  3. IPA dan teknologi sangat bermanfaat dalam kegiatan masyarakat.
  4. IPA sebagaimana dunia semakin berorientasi pada keilmuan dan teknologi, maka amatlah penting membekali anak-anak yang akan menjadi penduduk di masa mendatang itu untuk dapat hidup di dalamnya.
  5. IPA yang diajarkan dengan baik dapat menghasilkan perkembangan pola berpikir yang baik pula.
  6. IPA di banyak negara merupakan pendidikan terminal untuk anak-anak, dan ini berarti hanya selama di bangku sekolah itulah mereka mendapat kesempatan mengenal lingkungannya secara logis dan sistematis.
Bagi yang menghendaki Referensi RPP 1 lembar IPA Kelas 8 Semester 1 bisa di download melalui link dibawah ini:


Semoga Bermanfaat !

RPP 1 Lembar IPA Kelas 7 Semester 1

IPA dipahami sebagai ilmu yang lahir dan berkembang lewat langkah-langkah observasi, perumusan masalah, penyusunan hipotesis, pengujian hipotesis, pengujian hipotesis melalui eksperimen, penarikan kesimpulan, serta penemuan teori dan konsep. 
Dapat pula dikatakan bahwa hakikat IPA adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala- gejala melalui serangkaian proses yang dikenal dengan proses ilmiah yang dibangun atas dasar sikap ilmiah dan hasilnya terwujud sebagai produk ilmiah yang tersusun atas tiga komponen berupa konsep, prinsip, dan teori yang berlaku secara universal.
Hakikat IPA sebagaimana dijelaskan di atas, nilai nilai IPA yang dapat ditanamkan dalam pembelajaran IPA antara lain:
  1. Kecakapan bekerja dan berpikir secara teratur dan sistematis menurut langkah-langkah metode ilmiah.
  2. Keterampilan dan kecakapan dalam mengadakan pengamatan, mempergunakan alat-alat eksperimen untuk memecahkan masalah.
  3. Memiliki sikap ilmiah yang diperlukan dalam memecahkan masalah baik dalam kaitannya dengan pelajaran sains maupun dalam kehidupan. 

IPA sebagai alat pendidikan yang berguna untuk mencapai tujuan pendidikan, UNESCO tahun 1983 menyimpulkan bahwa:
  1. IPA menolong anak didik untuk dapat berpikir logis terhadap kejadian sehari-hari dan memecahkan masalah masalah sederhana yang dihadapinya.
  2. IPA aplikasinya dalam teknologi, dapat menolong dan meningkatkan kualitas hidup manusia. 
  3. IPA dan teknologi sangat bermanfaat dalam kegiatan masyarakat.
  4. IPA sebagaimana dunia semakin berorientasi pada keilmuan dan teknologi, maka amatlah penting membekali anak-anak yang akan menjadi penduduk di masa mendatang itu untuk dapat hidup di dalamnya.
  5. IPA yang diajarkan dengan baik dapat menghasilkan perkembangan pola berpikir yang baik pula.
  6. IPA di banyak negara merupakan pendidikan terminal untuk anak-anak, dan ini berarti hanya selama di bangku sekolah itulah mereka mendapat kesempatan mengenal lingkungannya secara logis dan sistematis.
Bagi yang menghendaki Referensi RPP 1 lembar IPA Kelas 7 Semester 1 bisa di download melalui link dibawah ini:

Semoga bermanfaat !

RPP 1 Lembar Mapel PAI Kelas 8 Semester 2

Meski Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama pandemi Covid-19 dilaksanakan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring, setiap guru tetap wajib membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebab dengan guru membuat RPP, maka pembelajaran bisa mengarahkan peserta didik dalam mencapai Kompetensi Dasar (KD) dari Topik / Tema yang akan diajarkan.

RPP 1 Lembar Mapel PAI Kelas 8 Semester 2

Sesuai kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melalui Surat Edaran No.14 Tahun 2019, komponen-komponen pokok dalam penyusunan RPP menjadi jauh lebih sederhana.
Jika pada kebijakan sebelumnya komponen pokok yang harus ada dalam penyusunan RPP berjumlah 13 komponen sekarang diringkas menjadi 3 komponen saja, meliputi:
  1. Tujuan Pembelajaran
  2. Kegiatan Pembelajaran
  3. Asesment atau Penilaian Pembelajaran
Rencana kegiatan pembelajaran yang dibuat oleh guru PAI BP tentunya bisa dibuat untuk kegiatan belajar mengajar secara online dalam satu kali pertemuan atau lebih.
Perangkat pembelajaran berupa RPP ini di kembangkan berdasarkan Silabus Mapel PAI BP sesuai dengan Kurikulum 2013 (K-13) revisi tebaru.

Bagi yang menghendaki referensi RPP 1 Lembar Mapel PAI Kelas 8 Semester 2 dapat didownload melalui link berikut ini:

RPP 1 Lembar Mapel PAI Kelas 8 Semester 1

Meski Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama pandemi Covid-19 dilaksanakan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring, setiap guru tetap wajib membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebab dengan guru membuat RPP, maka pembelajaran bisa mengarahkan peserta didik dalam mencapai Kompetensi Dasar (KD) dari Topik / Tema yang akan diajarkan.


Sesuai kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melalui Surat Edaran No.14 Tahun 2019, komponen-komponen pokok dalam penyusunan RPP menjadi jauh lebih sederhana. 
Jika pada kebijakan sebelumnya komponen pokok yang harus ada dalam penyusunan RPP berjumlah 13 komponen sekarang diringkas menjadi 3 komponen saja, meliputi:
  1. Tujuan Pembelajaran
  2. Kegiatan Pembelajaran
  3. Asesment atau Penilaian Pembelajaran
Rencana kegiatan pembelajaran yang dibuat oleh guru PAI BP tentunya bisa dibuat untuk kegiatan belajar mengajar secara online dalam satu kali pertemuan atau lebih.
Perangkat pembelajaran berupa RPP ini di kembangkan berdasarkan Silabus Mapel PAI BP sesuai dengan Kurikulum 2013 (K-13) revisi tebaru.

Bagi yang menghendaki referensi RPP 1 Lembar Mapel PAI Kelas 8 Semester 1 dapat didownload melalui link berikut ini:

RPP 1 Lembar Seni Budaya Kelas 9 Semester 1

Seni Budaya merupakan suatu keahlian untuk mengekspresikan gagasan estetika dalam bentuk karya yang dapat mengungkapkan perasaan manusia. Gagasan estetika tersebut memiliki nilai kebudayaan sesuai dengan perkembangan zamannya.
Melalui Seni Budaya, Peserta Didik diajak mengembangkan jiwa kreatifitas, kepekaan indrawi serta mampu berkreasi seni dalam lingkungan dan kondisi yang terarah, sebagai bekal Peserta Didik pada saat berperan langsung sebagai pelaku kehidupan bermasyarakat.


Sebenarnya manfaat mempelajari Seni Budaya tidak hanya menjadikan hidup lebih indah, tetapi banyak manfaat lain yang bisa diperoleh. Dengan menguasai Seni Budaya yang terpenting setiap orang dapat mengembangkan sikap toleransi dalam kehidupan masyarakat yang beragam serta mengembangkan kemampuan imajinatif intelektual, ekspresi, kepekaan rasa dan keterampilan guna menerapkan teknologi dalam berkreasi dan memamerkan hasil karya seni.
Tak dapat dipungkiri seni selalu ada disekitar kita.
Karena itu, merupakan tindakan yang bijaksana jika kita menggunakan seni untuk perkembangan kecerdasan anak.
Berikut ini sejumlah manfaat bila anak belajar mau mempelajari seni:
  1. Anak jadi lebih mudah menyerap masukan dan saran yang diberikan.
  2. Kepekaan terhadap alam menjadi lebih baik karena terbiasa membuat sesuatu yang indah.
  3. Memberikan kesenangan dan dapat membantu buah hati mempelajari berbagai ketrampilan yang perlu dikuasai, atau sesuatu dengan bakat mereka.
  4. Membantu anak mengekspresikan dan mengembangkan kreatifitasnya dengan bebas.
  5. Anak mampu mengendalikan emosi, perasaan sedih atau senang. Emosi itu dapat di curahkan melalui karya seni yang mereka hasilkan.
  6. Imajinasi anak bisa berkembang lewat karya yang dihasilkan.
  7. Membangun perasaan pada anak dan memberi banyak pengalaman seni kreatif.
  8. Apresiasi mereka terhadap keindahan akan tumbuh dan berkembang dalam dirinya dan jika kepekaan itu sudah tumbuh, anak bisa menghasilkan karya yang bagus.
  9. Pendidikan seni bisa memberi pengaruh positif dalam hal persepsi emosional anak.
Bagi yang menghendaki RPP 1 Lembar Seni Budaya Kelas 9 silakan download melalui link dibawah ini, bisa digunakan sebagai referensi, silakan diadopsi, diadaptasikan dengan Satuan Pendidikan dimana panjenengan semua bertugas.
Mudah mudahan bermanfaat!

Selasa, 10 Agustus 2021

RPP 1 Lembar Seni Budaya Kelas 8 Semester 1

Kata seni dalam pengertian luas adalah mencakup kata seni itu sendiri dan hubungan erat dengan manusia. Semisal Seni tradisional wayang kulit dalam kasanah budaya Jawa tidak sekedar menceritakan kisah peperangan keluarga Pandawa dan Kurawa, atau certia legendaris Sang Ramayana, akan tetapi lebih dari itu, cerita tersebut menjadi sebuah alat untuk menyampaikan pesan moral yang terdapat pada cerita tersebut, bagiamanapun kebenaran dan kebaikan akan tetap yang menjadi pemenang, ini mengjarkan kepada peserta didik untuk terus mempertahankan nilai kebenaran dan kebaikan.
Selain itu, Wayang Kulit juga sebagai sarana bertutur antar generasi untuk menularkan nilai-nilai budaya. Maka, tak mengherankan, di beberapa komunitas tertentu wayang kulit masih memiliki nilai sakral dan sering digunakan sebagai media upacara ritual.

RPP 1 Lembar Seni Budaya Kelas 8 Semester 1

Bila diamati secara kontekstual, sebenarnya mata pelajaran Seni Budaya merupakan mata pelajaran yang sangat fleksibel. Di dalamnya terkandung muatan nilai kemanusiaan yang sangat berguna untuk merangsang kreativitas berpikir bagi peserta didik untuk menjadi dasar disiplin ilmu yang lain.
Akan tetapi selama ini, pendidikan seni budaya masih dipandang sebagai mata pelajaran pelengkap atau komplementer dan bukan merupakan pelajaran skala prioritas. Bahkan, banyak yang meremehkan dan menganggap tidak penting bila dikomparasikan dengan mata pelajaran lainnya, seperti mata pelajaran Matematika, IPA maupun Ilmu Sosial.
Namun, dalam proses perjalanan waktu, sekarang banyak orang yang menyadari bahwa keunggulan seseorang tidaklah semata mata ditentukan oleh IQ (intelligence quotient). akan tetapi juga harus didasari pula dengan kecerdasan emosional atau yang biasa disebut dengan EI (emotional intelligence).
Dengan demikian pada dasarnya peran Pelajaran Seni Budaya juga sangat penting untuk menjadi modal keberhasilan setiap individu (peserta didik), sehingga sudah saatnya harus dirubah paradigma pelajaran Seni Budaya yang semula hanya pelajaran pelengkap, menjadi pelajaran pokok yang bisa membentuk pribadi seseorang menjadi pribadi yang penuh dengan kebaikan, menghargai keindahan serta memiliki daya kreativitas dalam menjalani kehidupan.

Bagi yang menghendaki referensi  RPP 1 Lembar Seni Budaya Kelas 8 Semester 1 bisa download pada link yang saya sertakan dibawah ini, jangan lupa untuk di adaptasi agar sesuai dengan kondisi Satuan Pendidikan panjenengan.
Semoga bermanfaat!

RPP 1 Lembar Seni Budaya Kelas 7 Semester 2

Pelajaran Seni Budaya sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan tidak hanya memuat satu mata pelajaran, karena keberadaan budaya itu sendiri meliputi banyak aspek kehidupan. Dalam mata pelajaran Seni Budaya, aspek budaya tidak dibahas secara tersendiri akan tetapi selalu terintegrasi dengan seni. Oleh karena itu, mata pelajaran Seni Budaya pada hakekatnya merupakan pendidikan seni yang berbasis kebudayaan.
Pendidikan Seni Budaya diberikan di sekolah mencakup tentang keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik, yang terletak pada pemberian pengalaman estetika dalam bentuk kegiatan berekspresi, berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan: “belajar dengan seni,” “belajar melalui seni” dan “belajar tentang seni.” 
Peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain.

Pendidikan Seni Budaya memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan multikultural.
Multilingual bermakna pengembangan kemampuan mengekspresikan diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media seperti bahasa rupa, bunyi, gerak, peran dan berbagai perpaduannya.

Multidimensional bermakna pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi), apresiasi, dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestetika, dan etika.

Multikulturamengandung makna pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam budaya Nusantara dan mancanegara. Hal ini merupakan wujud pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk.
Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai multi kecerdasan yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal, interpersonal, visual spasial, musikal, linguistik, logika matematik, naturalis serta kecerdasan adversitas, kecerdasan kreativitas, kecerdasan spiritual dan moral, dan kecerdasan emosional.

Bagi yang menghendaki referensi RPP 1 Lembar Seni Budaya Kelas 7 Semester 2, silakan download pada link dibawah, dan tentunya perlu di adaptasi dengan kondisi Satuan Pendidikan panjenengan.
BAB 3 SENI RUPA
BAB 4 SENI RUPA
BAB 3 SENI MUSIK
BAB 4 SENI MUSIK

RPP 1 Lembar Seni Budaya Kelas 7 Semester 1

Pelajaran Seni Budaya sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan tidak hanya memuat satu mata pelajaran, karena keberadaan budaya itu sendiri meliputi banyak aspek kehidupan.Dalam mata pelajaran Seni Budaya, aspek budaya tidak dibahas secara tersendiri akan tetapi selalu terintegrasi dengan seni. Oleh karena itu, mata pelajaran Seni Budaya pada hakekatnya merupakan pendidikan seni yang berbasis kebudayaan.
Pendidikan Seni Budaya diberikan di sekolah mencakup tentang keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik, yang terletak pada pemberian pengalaman estetika dalam bentuk kegiatan berekspresi, berkreasi dan berapresiasi melalui pendekatan: “belajar dengan seni,” “belajar melalui seni” dan “belajar tentang seni.” Peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain.
RPP 1 Lembar Seni Budaya Kelas 7 Semester 1

Pendidikan Seni Budaya memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan multikultural.
Multilingual bermakna pengembangan kemampuan mengekspresikan diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media seperti bahasa rupa, bunyi, gerak, peran dan berbagai perpaduannya.

Multidimensional bermakna pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi), apresiasi, dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestetika, dan etika.

Multikultural mengandung makna pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam budaya Nusantara dan mancanegara. Hal ini merupakan wujud pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk.
Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai multi kecerdasan yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal, interpersonal, visual spasial, musikal, linguistik, logika matematik, naturalis serta kecerdasan adversitas, kecerdasan kreativitas, kecerdasan spiritual dan moral, dan kecerdasan emosional.

Bagi yang menghendaki RPP 1 lembar Seni Budaya Kelas 7 Semester 1, silakan download pada link:

BAB 1 SENI RUPA
  1. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Rupa Pertemuan ke-1
  2. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Rupa Pertemuan ke-2
  3. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Rupa Pertemuan ke-3
  4. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Rupa Pertemuan ke-4
BAB 2 SENI RUPA
  1. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Rupa Pertemuan ke-1
  2. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Rupa Pertemuan ke-2
  3. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Rupa Pertemuan ke-3
  4. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Rupa Pertemuan ke-4
BAB 1 SENI MUSIK
  1. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Musik Pertemuan ke-1
  2. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Musik Pertemuan ke-2
  3. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Musik Pertemuan ke-3
  4. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Musik Pertemuan ke-4
BAB 2 SENI MUSIK
  1. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Musik Pertemuan ke-1
  2. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Musik Pertemuan ke-2
  3. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Musik Pertemuan ke-3
  4. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Musik Pertemuan ke-4
BAB 1 SENI TARI
  1. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Tari Pertemuan ke-1
  2. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Tari Pertemuan ke-2
  3. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Tari Pertemuan ke-3
  4. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Tari Pertemuan ke-4
BAB 2 SENI TARI
  1. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Tari Pertemuan ke-1
  2. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Tari Pertemuan ke-2
  3. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Tari Pertemuan ke-3
  4. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Tari Pertemuan ke-4
BAB 1 SENI TEATER
  1. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Teater Pertemuan ke-1
  2. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Teater Pertemuan ke-2
  3. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Teater Pertemuan ke-3
  4. RPP 1 Lembar Bab 1 Seni Teater Pertemuan ke-4
BAB 2 SENI TEATER
  1. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Teater Pertemuan ke-1
  2. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Teater Pertemuan ke-2
  3. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Teater Pertemuan ke-3
  4. RPP 1 Lembar Bab 2 Seni Teater Pertemuan ke-4
Semoga bermanfaat !

Senin, 09 Agustus 2021

RPP 1 Lembar Prakarya Kerajinan Kelas 9 Semester 1

Produk kerajinan memiliki nilai yang tinggi karena menuntut kemampuan berkarya menggunakan keterampilan tangan, baik tanpa menggunakan alat bantu maupun dengan menggunakan alat bantu sederhana.
Prakarya kerajinan akan mengajak kita mengenali karakter material dan teknik pengolahannya untuk menghasilkan estetika atau keindahan. Pemahaman tentang seluk beluk suatu kerajinan akan membuat kita dapat mengapresiasi dan menghargainya.
Pada kerajinan, keterampilan tangan harus disertai dengan ketelitian, kesungguhan, dan kesabaran dalam melakukan prosedur atau tahap-tahap pengerjaan produk agar dapat dihasilkan produk yang baik dan berkualitas. 

 

Kerajinan pada prosesnya melibatkan sekumpulan orang yang bekerja bersama dengan penuh toleransi, dan semangat kebersamaan. Kerajinan umumnya dihasilkan dari material yang khas dari daerah tersebut.
Pengembangan kerajinan dapat didukung oleh penciptaan alat bantu sederhana yang baru, sistem kerja yang tepat yang mendukung kelestarian lingkungan, kemasan yang baik serta informasi yang lengkap tentang produk kerajinan tersebut.
Sehingga kerajinan diapresiasi dengan lebih baik lagi oleh masyarakat luas. Kerajinan yang berkualitas, mengangkat kekhasan daerah, dan dilakukan oleh masyarakatnya memiliki nilai jual yang tinggi, dan dapat dimanfaatkan untuk lingkungan dan kesejahteraan bersama. 

Link Download RPP 1 Lembar Prakarya Kerajinan Kelas 9 semester 1

RPP 1 Lembar Prakarya Kerajinan Kelas 8 Semester 1

Kewirausahaan diidentikan dengan entrepreneurship. Kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai proses kemanusiaan (human process) yang berkaitan dengan adanya kreativitas serta inovasi dalam memahami suatu peluang, mengorganisasi sumber daya (resource), mengelola sehingga peluang itu dapat terwujud menjadi suatu usaha yang mampu menghasilkan profit ataupun nilai untuk jangka waktu yang lama. Definisi lain adalah suatu kemampuan (ability) dalam berpikir kreatif serta berperilaku inovatif yang dijadikan dasar dalam kewirausahaan, sumber daya, tenaga penggerak tujuan, siasat kiat serta proses dalam menghadapi tantangan hidup (Soeparman Soemahamidjaja 1977:2) 


Kreatif serta inovatif merupakan kunci utama dari kewirausahaan, Kreativitas ialah kemampuan untuk membuat kombinasi-kombinasi baru ataupun hubungan-hubungan baru antar unsur, data, variabel yang sudah ada sebelumnya.

Ciri-ciri orang kreatif ialah :
  1. Mandiri
  2. Terbuka terhadap yang baru
  3. Percaya diri
  4. Berani mengambil resiko
  5. Melihat sesuatu dengan tidak biasa
  6. Memiliki rasa ingin tahu yang besar
  7. Dapat menerima perbedaan
  8. Objektif dalam berpikir sera bertindak 

Untuk bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan, maka jelas diperlukan materi pembelajaran di satuan pendidikan, dengan lebih menekankan aspek implementasi ketrampilan dalam kehidupan.

Bagi yeng menghendaki RPP 1 lembar Prakarya Kerajinan kelas 8  Semester 1 silakan mengunduh pada ling saya sertakan dibawah ini:

RPP 1 Lembar Prakarya Kerajinan Kelas 8 Semester 1

RPP 1 Lembar Prakarya Kerajinan Kelas 7 Semester 1

Dari sudut pandang etimologi, Prakarya itu berasal dari kata "pra" dan "karya", pra memiliki arti belum serta karya adalah sebuah hasil kerja. prakarya dapat didefinisikan ialah sebagai hasil kerja yang belum jadi, prakarya tersebut masih berupa proof of concept (prototipe). Prakarya tersebut belum mempunyai target pemasaran, oleh sebab itu belum ada penggunanya(konsumennya).
Satu-satunya penggunanya mungkin hanya si developer atau desainer itu sendiri. Pada segi Kualitas juga belum menjadi perhatian karena yang penting itu bentuk dasarnya saja. Harga sebuah prakarya itu ditentukan juga sangat subyektif sebab belum tahu tentang potensi pasarnya. Prakarya tersebut memiliki pengertian Ketrampilan, hastakarya, kerajinan tangan, atau juga keterampilan tangan. bahan yang digunakan tersedia dengan secara umum dipasaran, sehingga kita tinggal merangkai dengan pemanfaatan limbah dan juga bahan bekas. Prakarya tersebut mempunyai peranan penting dalam pengembangan kreatifitas serta juga dalam mengembangkan dan menimbulkan sebuah inovasi baru. 

Contoh Prakarya
Contoh dari prakarya yang biasanya dibuat oleh anak sekolah misalnya adalah
  1. Bunga dari sedotan,
  2. Origami atau karya seni yang terbuat dari kertas,
  3. Rumah-rumahan dari kertas karton,
  4. Anyaman dari rotan,
  5. Boneka dari benang,
  6. Boneka dari sabun,
  7. Boneka dari llin, dan lain sebagainya.
Manfaat Kegiatan Prakarya
Manfaat prakarya akan menumbuhkan sifat inovatif serta juga kreatif anak. Selain dari itu juga bisa mencerdaskan anak serta juga meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Skill atau keterampilan yang dikembangkan dari sejak kecil akan dapat berguna bagi masa depannya, disebabkan karena keterampilan itu sangat dibutuhkan didalam sebuah kehidupan sehari-hari, baik itu untuk diri sendiri serta orang lain.
Aktivitas prakarya tersebut juga bisa menyeimbangkan otak kanan serta otak kiri. Otak kiri yang lebih mengacu pada hal yang sifatnya itu logis, akan bekerja dalam memikirkan mengenai bagaimana cara membuat serta langkah-langkahnya, sedangkan pada otak kanan lebih mengacu pada seni atau tentang bagaimana agar dapat menciptakan sebuah indah. Jika otak kanan juga otak kiri itu seimbang, kemampuan sang anak dalam bidang apapun akan dapat meningkat serta juga lebih bisa mengatur emosi. 
Bagi yang menghendaki RPP 1 Lembar Prakarya Kelas 7 Semester 1 bisa di download pada link yang saya sediakan dibawah ini:


Minggu, 08 Agustus 2021

Perangkat Bahasa Jawa Kelas 7,8 dan 9 Lengkap!

Bahasa Jawa sebagai salah satu cara untuk menanamkan watak dan pekerti bangsa membutuhkan kemampuan profesional guru dalam mengemas menjadi pembelajaran yang Aktif, Kreatif, Inovatif dan Menyenangkan, berdaya guna dan berhasil guna hingga mampu mengintegrasikan nilai nilai unggah-ungguh dan budi pekerti luhur seperti, tahu sopan santun, tata krama berbahasa, dan bisa menempatkan diri di tengah pergaulan umum. Sesuai fungsi pokok Pembelajaran Bahasa Jawa yaitu komunikasi, edukasi, dan cultural, maka untuk memenuhi fungsi tersebut Pembelajaran Bahasa Jawa dapat menjadi salah satu alat pembentuk sikap, watak dan perilaku Bangsa. Indikator dari keberhasilan tersebut adalah berupa kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan hasil pembelajaran Bahasa Jawa, terlihat dari perubahan tingkah laku, tata karma halus budi bahasanya dan menjadi insan yang beradab.

Perangkat Bahasa Jawa

Betapapun sulitnya dalam penerapan pembelajaran unggah-ungguh namun harus selalu diupayakan mengingat hal-hal di bawah ini, yaitu:

  1. Sebagai sarana untuk tetap melestarikan sopan santun, tata krama, etika Jawa sekaligus sebagai wahana melestarikan budaya Jawa,
  2. Sebagai alat pendidikan kepada peserta didik dalam proses internalisasi diri dalam memenuhi kewajiban menghormati, menghargai tatanan yang sudah disepakati oleh masyarakat Jawa,
  3. Sarana untuk menunjukkan kepada dunia bahwa melalui unggah ungguh dapat membedakan dengan bangsa lain sehingga jati diri dan kehormatan bangsa senntiasa terjaga, Sebagai wahana pembentukan “nation culture and character building,” yakni pendidikan budaya yang membangun karakter bangsa melalui pengembangan nilai nilai budaya bangsa.
Keberhasilan dalam Pembelajaran Bahasa Jawa tentu tak lepas dari perencanaan pembelajaran yang baik, sitematis dan tentu saja memiliki tujuan serta langkah langkah pembelajaran yang jelas. dan itu semua harus dituangkan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
Untuk itu bagi yang menghendaki referensi instrumen Pembelajaran Bahasa jawa silakan download pada masing masing link yang sudah saya ber deskripsi.
Tentu saja ini hanya berupa alternatif, dan perlu diperbaiki dan disesuaikan dengan kondisi di Satuan Pendidikan masing masing.
Mudah mudahan bermanfaat!

SILABUS

  1. Silabus Bahasa Jawa Kelas 7 Semester 1
  2. Silabus Bahasa Jawa Kelas 8 Semester 1
  3. Silabus Bahasa Jawa Kelas 9 Semester 1

RPP 1 lembar Bahasa Jawa Kelas 7 Semester 1

  1. RPP Teks Naratif
  2. RPP Teks Piwulang Pupuh Pangkur
  3. RPP Cerita Rakyat
  4. RPP Teks Cerita Pengalaman
  5. RPP Membaca Wacana Berhuruf Jawa

RPP 1 Lembar Kelas 8 Semester 1

  1. RPP 1 Teks Cerita Legenda
  2. RPP 2 Teks Piwulang Pupuh Gambuh
  3. RPP 3 Teks Berita
  4. RPP 4 Mengalih Aksaran Tembang Gambuh
  5. RPP 5 Teks Wacana Yang berisi Pesan

RPP 1 Lembar Kelas 9 Semester 1

  1. RPP 1 Teks Cerita Ramayana Anoman Dhuta
  2. RPP 2 Teks Piwulang Pupuh Dhandhanggula
  3. RPP 3 Wacana Dialog Sandiwara Berbahasa Jawa
  4. RPP 4 Teks Deskripsi Tentang Upacara Adat
  5. RPP 5 Mengalih aksarakan Syair tembang Dhandhanggula

Program Tahunan

  1. Prota Bahasa Jawa Kelas 7
  2. Prota Bahasa Jawa Kelas 8
  3. Prota Bahasa jawa Kelas 9

 Program Semester

RPP 1 Lembar PPKn Kelas 8 Semester 1

Mata Pelajaran PPKn dalam proses pembelajaran di tingkat SMP sangat erat kaitannya terhadap pembentukan karakter kewarganegaraan yang ditanamkan dalam diri peserta didik melalui pendekatan berbasis nilai, dalam pelaksanaannya tidak hanya pengenalan nilai-nilai yang diberikan kepada peserta didik, akan tetapi juga menginternalisasi-kan pula nilai tersebut kepada diri peserta didik guna menuju terwujudnya tujuan dari terbentuknya masyarakat madani yang bercirikan berketuhanan yang maha esa, berperikemanusiaan yang adil dan beradab, bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, demokratis konstitusional, berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, serta berbhinneka tunggal ika, menjunjung tinggi hak dan kewajiban azasi manusia dan mencintai perdamaian dunia.


Untuk dapat memacu terwujudnya karakteristik kewarganegaraan harus di imbangi pula peran guru dalam melaksanakan Kegiatan Belajar (KBM) mata Pelajaran PPKn terutama dengan lebih banyak mencari sumber bahan ajar yang relevan, metode penyampaian yang tepat, apalagi dimasa pademic seperti saat ini diperlukan kerja keras dalam pemanfaatan Teknologi Informasi yeng nayoritas usdah dimiliki peserta didik sebagai media belajar yang tujuannya dapat menambah aspek good citizen dalam diri peserta didik.
Tidak lupa muatan karakter lebih banyak ditekankan kepada karakter yang bersentuhan langsung dengan kehidupan peserta didik, semua tersebut dituangkan dalam RPP yang dibuat, agar Tujuan Pembelajaran dapat dicapai dengan lebih maksimal.

Bagi yang menghendaki referensi RPP 1 Lembar PPKn Kelas 8 Semester 1, silakan di download pada link dibawah ini:

Kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa dan Negara Indonesia
  1. RPP 1 Kedudukan dan fungsi UUD 1945 Dalam Sistem Hukum Nasional
  2. RPP 2 Kedudukan dan fungsi UUD 1945 Dalam Sistem Hukum Nasional
  3. RPP 3 Kedudukan dan fungsi UUD 1945 Dalam Sistem Hukum Nasional
  4. RPP 4 Kedudukan dan fungsi UUD 1945 Dalam Sistem Hukum Nasional
  5. RPP 5 Kedudukan dan fungsi UUD 1945 Dalam Sistem Hukum Nasional
  6. RPP 6 Kedudukan dan fungsi UUD 1945 Dalam Sistem Hukum Nasional
  7. Lembar Penilaian Kedudukan dan fungsi UUD 1945 Dalam Sistem Hukum Nasional
Tata Urutan Peraturan Perundang Undangan Dalam Sistem Hukum Nasional Di Indonesia
Semoga Bermanfaat!

RPP 1 Lembar Bahasa Inggris Kelas 9 Semester 1

A lesson plan (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) is the backbone of a teaching and learning process. It defines learning goals that students must achieve, materials and activities to support them in achieving the goals, and assessment to measure to what extent they have achieved the goals.
You may have heard that sometimes lesson plans do not work well in the classroom, and it makes a few teachers prefer teaching without having any of them. However, the actual problem is not the lesson plan but the way how it is designed. Therefore, This article will help you understand what you should and should not do when designing a lesson plan for your English class.


Contextualize Your Lesson Plan
Despite using the same curriculum from the government, schools differ from each other in terms of policies on teaching and learning, learning facilities, and sociocultural settings. Therefore, your lesson should be planned based on your school’s characteristics.
You need to set realistic time allotment based on your school policy. The time allotment for the English subject in most public schools is different from the one in many private schools. Thus, you need to be able to adjust your learning activities according to the time allotment given by your school. If you don’t do so, your lesson will be over or undertime.
Besides time consideration, school facilities should be taken into account in designing learning activities. If your school lacks digital technology and the Internet, do not include any activities involving these things or you will end up wasting your teaching time on figuring out how to make your lesson work. Design your learning activities according to the available learning facilities.
Student proficiency and their sociocultural backgrounds should also be considered when planning a lesson. 
Remember that you teach your students, not yourself. 
Thus, taking your own point of view for your lesson plan may cause your lesson to be too difficult and culturally irrelevant to your students. What works for you as a teacher does not always work for your students. Therefore, plan your lesson by taking your students’ perspective. Your students’ learning needs and preferences should be taken into account so that what you teach can be meaningful for them.

Download Link:
Teks Interaksi Interpersonal;Menyatakan Harapan, Doa, Dan Ucapan Selamat Atas Suatu Kebahagiaan Dan Prestasi
  1. RPP 1 Teks Interaksi Interpersonal;Menyatakan Harapan
  2. RPP 2 Teks Interaksi Interpersonal;Menyatakan Harapan
  3. RPP 3 Teks Interaksi Interpersonal;Menyatakan Harapan
  4. RPP 4 Teks Interaksi Interpersonal;Menyatakan Harapan
  5. Assesment Teks Interaksi Interpersonal;Menyatakan Harapan
Teks Interaksi Transaksional; Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Maksud, Tujuan, Persetujuan Melakukan Suatu Tindakan/Kegiatan
  1. RPP 1 Teks Interaksi Transaksional; Memberi Dan Meminta
  2. RPP 2 Teks Interaksi Transaksional; Memberi Dan Meminta
  3. RPP 3 Teks Interaksi Transaksional; Memberi Dan Meminta
  4. RPP 4 Teks Interaksi Transaksional; Memberi Dan Meminta
  5. Assesment Teks Interaksi Transaksional; Memberi Dan Meminta
Teks Khusus dalam Bentuk Label
  1. RPP 1 Bentuk Label
  2. RPP 2 Bentuk Label
  3. RPP 3 Bentuk Label
  4. Assesment Bentuk Label
Teks Prosedur;Resep Makanan/Minuman Dan Manual
  1. RPP 1 Teks Prosedur;Resep Makanan/Minuman Dan Manual
  2. RPP 2 Teks Prosedur;Resep Makanan/Minuman Dan Manual
  3. RPP 3 Teks Prosedur;Resep Makanan/Minuman Dan Manual
  4. Assesment Teks Prosedur;Resep Makanan/Minuman Dan Manual

Teks Interaksi Transaksional;Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Keadaan/Tindakan/Kegiatan/Kejadian Yang Sedang Dilakukan/Terjadi Pada Saat Ini, Waktu Lampau, Dan Waktu Yang Akan Datang
  1. RPP 1 Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Keadaan
  2. RPP 2 Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Keadaan
  3. RPP 3 Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Keadaan
  4. RPP 4 Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Keadaan
  5. Assesment:  Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Keadaan

Teks Interaksi Transaksional; Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Keadaan/ Tindakan/Kegiatan/Kejadian Yang Sudah/ Telah Dilakukan/Terjadi Di Waktu Lampau Dikaitkan Dengan Keadaan Sekarang, Tanpa Menyebutkan Waktu Terjadinya Secara Spesifik
  1. RPP 1 Teks Interaksi Transaksional; lampau
  2. RPP 2 Teks Interaksi Transaksional; lampau
  3. RPP 3 Teks Interaksi Transaksional; lampau
  4. Assesmen: Teks Interaksi Transaksional; lampau

Sabtu, 07 Agustus 2021

RPP 1 Lembar Bahasa Inggris Kelas 8 Semester 2

A lesson plan (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) is the backbone of a teaching and learning process. It defines learning goals that students must achieve, materials and activities to support them in achieving the goals, and assessment to measure to what extent they have achieved the goals.
You may have heard that sometimes lesson plans do not work well in the classroom, and it makes a few teachers prefer teaching without having any of them. However, the actual problem is not the lesson plan but the way how it is designed. Therefore, This article will help you understand what you should and should not do when designing a lesson plan for your English class.


Contextualize Your Lesson Plan
Despite using the same curriculum from the government, schools differ from each other in terms of policies on teaching and learning, learning facilities, and sociocultural settings. Therefore, your lesson should be planned based on your school’s characteristics.
You need to set realistic time allotment based on your school policy. The time allotment for the English subject in most public schools is different from the one in many private schools. Thus, you need to be able to adjust your learning activities according to the time allotment given by your school. If you don’t do so, your lesson will be over or undertime.
Besides time consideration, school facilities should be taken into account in designing learning activities. If your school lacks digital technology and the Internet, do not include any activities involving these things or you will end up wasting your teaching time on figuring out how to make your lesson work. Design your learning activities according to the available learning facilities.
Student proficiency and their sociocultural backgrounds should also be considered when planning a lesson. Remember that you teach your students, not yourself. Thus, taking your own point of view for your lesson plan may cause your lesson to be too difficult and culturally irrelevant to your students. What works for you as a teacher does not always work for your students. Therefore, plan your lesson by taking your students’ perspective. Your students’ learning needs and preferences should be taken into account so that what you teach can be meaningful for them.

Download Link:
Teks Interaksi Transaksional; Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Keadaan/ Tindakan/ Kegiatan/ Kejadian Yang Sedang Dilakukan/ Berlangsung Saat Diucapkan.
  1. RPP 1 Teks Interaksi Transaksional Terkait Keadaan;
  2. RPP 2 Teks Interaksi Transaksional Terkait Keadaan;
  3. RPP 3 Teks Interaksi Transaksional Terkait Keadaan;
  4. Lembar Penilaian Teks Interaksi Transaksional
Teks Interaksi Transaksional; Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Perbandingan Jumlah Dan Sifat Orang, Binatang Dan Benda
  1. RPP 1 Teks Interaksi Transaksional Terkait Perbandingan;
  2. RPP 1 Teks Interaksi Transaksional Terkait Perbandingan;
  3. RPP 1 Teks Interaksi Transaksional Terkait Perbandingan;
  4. Lembar Penilaian Teks Interaksi Transaksional Terkait Perbandingan;
Teks Interaksi Transaksional; Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Keadaan/Tindakan/ Kegiatan/ Kejadian Yang Dilakukan/Terjadi, Rutin Maupun Tidak Rutin, Atau Menjadi Kebenaran Umum Di Waktu Lampau
  1. RPP 1 Teks Transaksional Rutin Maupun Tidak Rutin
  2. RPP 2 Teks Transaksional Rutin Maupun Tidak Rutin
  3. RPP 3 Teks Transaksional Rutin Maupun Tidak Rutin
  4. Lembar Penilaian Teks Transaksional Rutin Maupun Tidak Rutin
Teks Personal Recount; Memberi Dan Meminta Informasi Terkait Pengalaman Pribadi Di Waktu Lampau
  1. RPP 1 Recount;
  2. RPP 2 Recount;
  3. RPP 3 Recount;
  4. RPP 4 Recount;
  5. RPP 5 Recount;
  6. Lembar Penilaian Recount

RPP 1 Lembar PAI Kelas 9 Semester 1

RPP merupakan rencana dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar baik tatap muka maupun Online (daring) untuk dilaksanakan dalam satu atau beberapa kali tatap muka. RPP disusun dan dikembangkan dari silabus dengan tujuan untuk mengarahkan kegiatan belajar mengajar dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD) dari materi yang diberikan. Seorang guru, pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis.

RPP PAI 

Mengapa rencana pelaksanaan pembelajaran ini wajib disusun?
Apa sih pentingnya menyusun rencana pembelajaran itu sendiri?
Jawaban dari kedua pertanyaan diatas, bisa dilihat pada alasan dibuatnya RPP dibawah ini:
1. Pembelajaran lebih sistematis
Adanya RPP ini bisa mengarahkan guru agar merancang sebuah metode pembelajaran yang disenangi siswa. Rancangan metode pembelajaran tersebut sangat memungkinkan dilakukan variatif oleh guru. Jadi, dalam satu materi penyampaian, guru bisa merancang metode belajar diskusi dan kerja kelompok.

2. Memudahkan analisis keberhasilan belajar siswa
RPP yang sudah disusun oleh guru, tentunya memiliki butir penilaian yang akan diberikan kepada siswa. Butir penilaian dalam RPP tersebut jika sudah diterapkan kepada peserta didik sehingga guru bisa melihat nilai yang didapat mereka. Selanjutnya dari nilai tersebut, guru bisa melihat apakah butir penilaian yang ada di dalam RPP sudah dicapai oleh peserta didik atau belum.

3. Memudahkan penyampaian materi
Dalam hal penyampaian materi, guru sangat dibantu dengan adanya RPP yang telah dibuat. Ini dikarenakan guru bisa memprediksi, dalam sebuah materi itu bisa diselesaikan dalam berapa kali tatap muka. Jika, ada ketidaksesuaian jumlah tatap muka dalam penyampaian materi di RPP dengan yang ada di kelas, maka guru bisa mencari tahu sekiranya pada bagian mana penyampaian materi tersebut berjalan kurang atau bahkan tidak efektif.

4. Pengatur pola pembelajaran
Beberapa materi yang diajarkan bisa saja tidak selesai dalam satu kali tatap muka. Ada kalanya guru memerlukan beberapa kali tatap muka untuk menuntaskan satu bahasan materi. Dengan adanya RPP ini guru bisa merancang pola penyampaian materi, misal di tatap muka pertama membahas tentang dasar dasarnya, baru di tatap muka yang kedua membahas hal yang lebih detail dari materi tersebut.

5. Menghemat waktu dan tenaga
Alasan yang kelima ini pastinya bisa menghemat waktu dan tenaga dari guru. Guru tidak perlu bingung memikirkan model, metode, dan sumber belajar yang sekiranya nanti akan digunakan oleh siswa. Dengan adanya RPP yang sudah dibuat, guru bisa menentukan apa-apa saja yang dibutuhkan dalam penyampaian materi ajarnya.

Bagi yang menghendaki Referensi RPP PAI 1 Lembar Kelas 9 Semester 1 bisa di download pada link dibawah ini:
Bab 5 Perilaku Jujur Dan Menepati Janji
Bab 6 Perilaku Berbakti Dan Taat Kepada Orangtua Dan Guru
Bab 7 Tata Krama, Sopan Santun, Dan Rasa Malu

RPP 1 Lembar PPKn Kelas 9 Semester 1

Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 14 Tahun 219 tentant penyederhanan RPP membawa angin segar bagi guru, RPP yang yang tadinya terdiri dari belasan komponen tersebut, saat ini disederhanakan jadi 3 komponen inti yang dapat terbuat cuma dalam satu halaman saja.
Lewat penyederhanaan RPP ini, membuat guru leluasa membuat, memilah, meningkatkan, serta memakai RPP cocok dengan prinsip efektif, efisien, serta berorientasi pada partisipasi peserta didik.
Di dalam penyederhanaan RPP, cuma terdapat 3 komponen inti, ialah tujuan Pembelajaran, langkah- langkah( aktivitas) pembelajaran, serta evaluasi pembelajaran ( assesment), sebaliknya komponen yang lain sebagai pelengkap saja.

1. Tujuan Pembelajaran
Tujuan pendidikan ditulis dengan merujuk pada Kurikulum 2013 serta kebutuhan belajar partisipan didik.
Tujuan pendidikan menggambarkan proses serta hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik cocok dengan kompetensi dasar.
Penataan tujuan pendidikan pada RPP yang disederhanakan diformulasikan bersumber pada kompetensi dasar dengan memakai kata kerja operasional yang bisa diamati serta diukur yang mencakup perilaku, pengetahuan serta keahlian.

2. Langkah- langkah Pembelajaran
Langkah- langkah pendidikan ditulis secara efisien berbentuk aktivitas yang bisa secara langsung menggapai Kompetensi Dasar.
Walaupun demikian, aktivitas pendidikan senantiasa dicoba secara interaktif, inspiratif, mengasyikkan, menantang, serta memotivasi partisipan didik.
Di dalam aktivitas, peserta didik diajak berpartisipasi aktif, membagikan ruang yang cukup untuk berkreativitas, serta kemandirian yang cocok dengan bakat, atensi, serta pertumbuhan fisik dan psikologisnya.
Langkah langkah aktivitas pendidikan harus memuat komponen keahlian abad 21 semacam Penguatan Pembelajaran Kepribadian( PPK), 4C ( Literasi, Critical Thinking, Creative Thinking, Collaboration, serta Communication), dan Keahlian Berpikir Tingkatan Tinggi ( HOTS).

3. Evaluasi Pendidikan( Assesment)
Prosedur evaluasi Pembelajaran dibuat secara simpel dengan senantiasa mencermati pencapaian kompetensi serta mengacu kepada standar evaluasi. 


Bagi yang menghendaki RPP PPKn 1 Lembar Kelas 9 Semester 1, silakan download pada link dibawah ini :  

Dinamika Perwujudan Pancasila Sebagai Dasar Negara Dan Pandangan Hidup Bangsa

  1. RPP 1 Dinamika Perwujudan Pancasila 
  2. RPP 2 Dinamika Perwujudan Pancasila
  3. RPP 3 Dinamika Perwujudan Pancasila 
  4. RPP 4 Dinamika Perwujudan Pancasila 
  5. RPP 5 Dinamika Perwujudan Pancasila 
  6. RPP 6 Dinamika Perwujudan Pancasila 
  7. RPP 7 Dinamika Perwujudan Pancasila 
  8. RPP 8 Dinamika Perwujudan Pancasila 
  9. RPP 9 Dinamika Perwujudan Pancasila 
  10. RPP 10 Dinamika Perwujudan Pancasila 
  11.  RPP 11 Dinamika Perwujudan Pancasila 
  12. Penilaian

Pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945

  1. RPP 1 Pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD
  2. RPP 2 Pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD
  3. RPP 3 Pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD
  4. RPP 4 Pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD
  5. RPP 5 Pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD
  6. Penilaian Bab 2

 Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia

  1. RPP 1 Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
  2. RPP 1 Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
  3. RPP 1 Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
  4. RPP 1 Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
  5. RPP 1 Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
  6.  Penilaian Bab 3